WordPress 3.0 baru saja direlease sesaat yang lalu. WordPress 3.0 merupakan sebuah perubahan besar. Saat di mana kehebatan WPMU dimasukkan dalam WordPress sehingga memungkinkan kita menjalankan banyak blog dari satu instalasi WordPress.

Bagi yang belum tahu apa itu WPMU (WordPress Multi User) silahkan tengok wordpress.com atau blogdetik.com atau blog.friendster.com … itu contoh instalan WPMU.

Opsi multisite pada WordPress 3.0 ini tidak aktif secara default. Kita harus mengaktifkannya dengan cara pertama kali mengedit file wp-config.php yang terletak di folder utama instalasi wordpress. Dalam file tersebut masukkanlah satu baris:
define('WP_ALLOW_MULTISITE', true);
Setelah itu pada wp-admin akan muncul opsi baru yaitu Tools > Network.

Kemudian akan muncul halaman seperti di bawah ini.  Memasukkan settingan awal lalu klik install.


Kemudan halaman tersebut akan berganti menjadi beberapa perintah yg harus dilaksanakan.

Yang harus dilakukan selanjutnya adalah mengedit 2 file. File yang pertama seperti yang tadi sudah diedit yaitu wp-config.php dan satu file lagi bernama .htaccess . Jika .htaccess belum ada, buat saja file baru. Tinggal copas saja yang ada di halaman itu. dan whala….. jadilah wordpress mutisite. Tak perlu menginstal wordpress lagi setiap mau buat blog baru. Hemat tempat, hemat bandwidth buat upload :) .

Secara default, kita hanya bisa membuat blog baru menggunakan subdomain dari blog utama. Untuk bisa menggunakan nama domain yang lain, maka kita perlu menginstal plugin Domain Mapping.  Gampang khan?!

Tadi pas nyobain ngingstal WP 3.0-RC3 dan ngubek-ubek plugin , eeeeeh menemukan sebuah bug… Langsung aja kulaporkan ke sana core.trac.wordpress.org/ticket/13944 yang ternyata severity-nya blocker (woot) yang berarti parah tingkat paling tinggi di atasnya highest (woot) . Untung saja segera kulaporkan sehingga WP 3.0 yang diluncurkan beberapa jam kemudian sudah terbebas dari bug parah itu.
Hal yang juga menarik:

Hak Cipta

Semua skrip dan teknik dalam artikel di itx.web.id boleh digunakan sebagaimana kehendakmu tanpa perlu mencantumkan sumber. Kamu tidak boleh mengkopi seluruh artikel, dalam Bahasa Indonesia ataupun diterjemahkan ke dalam bahasa lain.

Pencarian ke sini:

This post is also available in: English


Related Articles:

About the author

Simple coder

20 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *