MySQL Logo

Gambar oleh Andrew Mager http://www.flickr.com/people/mager/

Jika kamu mengetes dan menghapus banyak plugin, maka semakin lama basis data WordPress milikmu akan dipenuhi dengan tabel dari plugin ini. Merupakan langkah yang sangat baik untuk merapikan basis datamu untuk membuatnya bersih dari tabel yang sudah tidak digunakan lagi. Lagipula semakin kecil ukuran basis data, maka semakin banyak ruang yang dapat kamu gunakan di web server.

Ada beberapa cara untuk membersihkan basis data dan tidak perlu semuanya kamu ikuti. Ambil saja teknik yang kamu suka untuk membersihkan basis data.

Beritahu WordPress Untuk Memperbaiki basis data secara otomatis

Kamu dapat mengatur WordPress agar dia dapat memperbaiki basis data secara otomatis. Ini sangat berguna ketika kamu tidak dapat login karena basis datamu telah rusak. Semenjak versi 2.9, WordPress mendukung perbaikan data dengan menambahkan perintah pada berkas wp-config.php. Buka berkas tersebut menggunakan editor teks pilihanmu dan tambahkan baris perintah berikut ini:

define('WP_ALLOW_REPAIR', TRUE);

Menggunakan Plugin Untuk Memperbaiki Basis Data

Ada beberapa plugin yang dapat kamu gunakan untuk memperbaiki dan meningkatkan kinerja basis data. Dua diantaranya adalah Clean Options dan WP-Optimize.

Clean Options plugin akan menelusuri basis data untuk mencari tabel yang sudah tidak digunakan lagi lalu menghapusnya. Sementara dengan WP-Optimize plugin, kamu dapat membersihkan basis data sekaligus mengoptimalkan kinerjanya. Apa yang dilakukan WP-Optimize adalah menghapus revisi pos, komentar spam, dan komentar yang tidak disetujui dengan beberapa klik saja.

Untuk meningkatkan kinerja basis data secara otomatis, kamu dapat menggunakan WP Database Optimizer. Dengan plugin ini kamu dapat membuat jadwal kapan optimalisasi akan dilakukan.

Database Overhead

Memperbaiki Basis Data Melalui PHPMyAdmin

Jika kamu suka langsung membuka basis data dan mencari tabel yang perlu dioptimalkan dari basis data, maka hal tersebut dapat dilakukan menggunakan PHPMyAdmin. Bukalah PHPMyAdmin dan pilih basis data yang ingin dibersihkan. Lalu lihatlah pada kolom Overhead, pilih Check tables having overhead untuk memilih semua tabel yang mengalami overhead. Lalu disebelah kanannya ada dropdown menu. Pilih Optimize Table dari menu tersebut, maka proses optimalisasi akan dimulai.
Hal yang juga menarik:

Hak Cipta

Semua skrip dan teknik dalam artikel di itx.web.id boleh digunakan sebagaimana kehendakmu tanpa perlu mencantumkan sumber. Kamu tidak boleh mengkopi seluruh artikel, dalam Bahasa Indonesia ataupun diterjemahkan ke dalam bahasa lain.


Related Articles:

Artikel terkait:

7 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x( X-( B-) ;-) :wink: :twisted: :roll: :oops: :mrgreen: :lol: :idea: :evil: :cry: :arrow: :D :?: :-| :-x :-o :-P :-D :-? :-)) :-) :-( :-& :) :( :!: 8-O 8-) 8) (Русский) (yahoo) (worship) (woot) (wave) (unsure) (tongue) (thinking) (tears) (taser) (smileydance) (sleeping) (sick) (scenic) (rofl) (rock) (party) (panic) (okok) (nottalking) (ninja) (music) (muscle) (muhaha) (money) (mmm) (lonely) (lol) (lmao) (idiot) (hungry) (highfive) (heart_beat) (heart) (headspin) (hassle) (haha) (gym) (griltongue) (goodluck) (girlkiss) (funkydance) (fish_hit) (eyeroll) (evilsmirk) (evil_grin) (drinking) (doh) (devil) (dance) (cry) (cozy) (coffee) (brokenheart) (bringit) (blush) (bigeyes) (beer) (banana_rock) (banana_ninja) (banana_cool) (applause) (annoyed) (angry) (K) (: