Twenty Ten WordPress Theme

Twenty Ten WordPress Theme

WordPress child theme adalah tema yang mewarisi fitur dari tema lain (parent theme), kemudian dimodifikasi dan ditambahkan fitur baru ke parent theme. Membuat child theme dapat menjadi rumit, namun kalau kamu hanya ingin mengubah style dari parent theme tanpa menambahkan fitur apapun, maka hal tersebut dapat dilakukan hanya dengan 3 langkah mudah. Untuk contoh akan digunakan tema default untuk WordPress 3.x sebagai parent theme.

  • Langkah 1: Buat Folder untuk Child Theme
  • Buatlah folder baru didalam wp-content/themes/ untuk child theme. Satu hal yang perlu dicatat, meskipun child theme pada dasarnya mewarisi semua fitur dari parent theme, namun folder yang kamu buat harus berada di wp-content/themes/ bukan didalam folder dari parent theme.

  • Langkah 2: Buat Stylesheet
  • Ini adalah stylesheet yang akan membuat tampilan child theme berbeda dari parent theme. Buatlah stylesheet baru dan tambahkan informasi berikut ini di bagian awal stylesheet.

    /*
    Theme Name: Twenty Ten Child Theme
    Theme URI: http: //itx.web.id/
    Description: Child theme untuk Twenty Ten
    Author: Eko
    Author URI: http: //itx.web.id/author/eko
    Template: twentyten
    Version: 0.1.0
    */

    Untuk menggunakan style dari parent theme sebagai basis dan memodifikasinya, kamu cuma perlu mengimpor style dari parent theme:

    /*
    Theme Name: Twenty Ten Child Theme
    Theme URI: http: //itx.web.id/
    Description: Child theme untuk Twenty Ten
    Author: Eko
    Author URI: http: //itx.web.id/author/eko
    Template: twentyten
    Version: 0.1.0
    */

    @import url(“../twentyten/style.css”);

    # Tinggal tambahkan style kustom kamu disini #
    #

    Simpan berkas stylesheet dengan nama style.css dan taruh di folder yang sudah kamu buat untuk child theme. Ketika kamu mempunyai child theme, maka parent theme tidak akan dimuat di panel administrasi WordPress.

  • Langkah 3: Aktifkan Child Theme
  • Langkah terakhir adalah mengetes child theme. Aktifkan child theme seperti kamu mengaktifkan tema lainnya melalui menu Appearance -> Themes.

Itu saja yang kamu perlukan untuk membuat child theme. Ini adalah panduan cepat untuk membuat child theme. Tentu saja, untuk membuat child theme yang unik, kamu mungkin perlu untuk menambahkan fitur baru yang tidak disediakan oleh parent theme. Itu diluar bahasan yang diulas disini.
Hal yang juga menarik:

Hak Cipta

Semua skrip dan teknik dalam artikel di itx.web.id boleh digunakan sebagaimana kehendakmu tanpa perlu mencantumkan sumber. Kamu tidak boleh mengkopi seluruh artikel, dalam Bahasa Indonesia ataupun diterjemahkan ke dalam bahasa lain.


Related Articles:

Artikel terkait:

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x( X-( B-) ;-) :wink: :twisted: :roll: :oops: :mrgreen: :lol: :idea: :evil: :cry: :arrow: :D :?: :-| :-x :-o :-P :-D :-? :-)) :-) :-( :-& :) :( :!: 8-O 8-) 8) (Русский) (yahoo) (worship) (woot) (wave) (unsure) (tongue) (thinking) (tears) (taser) (smileydance) (sleeping) (sick) (scenic) (rofl) (rock) (party) (panic) (okok) (nottalking) (ninja) (music) (muscle) (muhaha) (money) (mmm) (lonely) (lol) (lmao) (idiot) (hungry) (highfive) (heart_beat) (heart) (headspin) (hassle) (haha) (gym) (griltongue) (goodluck) (girlkiss) (funkydance) (fish_hit) (eyeroll) (evilsmirk) (evil_grin) (drinking) (doh) (devil) (dance) (cry) (cozy) (coffee) (brokenheart) (bringit) (blush) (bigeyes) (beer) (banana_rock) (banana_ninja) (banana_cool) (applause) (annoyed) (angry) (K) (: