Categories
WordPress

Memasang Album Foto Flickr dalam WordPress

Discussion Board : Memasang album foto dalam wordpress widget.
Kebutuhan : WordPress.com Account, atau CMS WordPress yang terlah terinstal dalam server.

Apabila anda penggemar fotografi, anda pasti mengenal FLICKR. Ya, Flickr adalah salah satu layanan photo sharing yang cukup terkenal dari Yahoo!
Anda bisa mengakses Flickr melalui alamat www.flickr.com, dan apabila anda telah memiliki account yahoo, anda bisa langsung login dengan account yahoo tersebut. Selain flickr, ada banyak layanan photo sharing yang lain seperti photobucket.

Dalam WordPress, kita bisa memasang untuk menampilkan album foto kita dalam halaman wordpress dengan menggunakan Widgets. Widgets, dalam WordPress, adalah tampilan untuk sidebar, pada umumnya terletak disamping kanan atau kiri, dan terkadang terletak dibagian bawah diatas footer halaman wordpress. Untuk studi kasus kali ini, kita akan mencoba untuk menampilkan album foto flickr dalam halaman wordpress.

Studi Kasus : Memasang album foto dari Flickr dalam WordPress widgets.
Asumsi : Anda sudah memiliki account Flickr, dan sudah terdapat beberapa foto dalam flickr anda.

Langkah – langkah :
1. Login ke dalam account WordPress anda.
2. Dari halaman dashboard, masuk ke menu Appearance – Widgets.
3. Anda akan menemukan daftar berbagai widgets yang available. Drag widget Flickr ke arah sidebar (sisi kanan dari halaman widget), maka tampilan setting flickr akan terbuka seperti pada gambar dibawah ini.

Isikan detail dari feed flickr yang ingin anda tampilkan (seperti gambar diatas). Untuk alamat flickr (Flickr RSS URL), bisa anda dapatkan dari halaman flickr bagian pojok kiri bawah dengan simbol RSS.
4. Save setting untuk flickr.
5. Kunjungi situs wordpress anda. Album foto flickr anda telah tertampil, dengan jumlah foto yang ditampilkan sesuai dengan setting anda di langkah 3. Dibawah ini adalah contoh tampilan album foto flickr dalam halaman sidebar WordPress.

Cantik bukan? ๐Ÿ˜€ Okay, happy WordPress-ing ๐Ÿ˜€
And Take a lot on your camera !

Categories
WordPress

Upload Image in to WordPress Post (for Beginner)

Discussion Board : Tutorial to upload images in WordPress posts.
Needs : WordPress.com account, and an Image as a sample (can be in different filetype).

When posting articles, essays, or tutorial, of course we will often want to include some images in our posts, because with the pictures, your post will look more attractive. This tutorial is intended for beginners wordpress users who do not know how to upload images into a wordpress post.

Follow this Steps :
1. Log in to WordPress.com by entering a username and password (your wordpress account).
2. You will be redirected to a dashboard page of wordpress.
3. Select the Post – Add New.
4. You will find page WordPress posts. Enter a title, as well as other text you want in the box width to write the text.
5. To insert an image, click the “Add an Image”, as shown in the following figure (part circled in red).

6. Wait until loading is complete. After loading is complete, it will show the Add an Image dialog box (see picture below). Choose Select Fields (circled in red), then locate the location of the image you want to enter into a wordpress post. Click on the picture and select Ok.

7. Images will begin to be uploaded into your wordpress server. Wait until the image loading is finished.
8. After loading the image is complete, it will display the details of your uploaded images, shown as picture below. Fill in the title, caption, description, alignment (layout) and the size you want, or let it default. When finished, click the “Insert into Post” (the part circled in red).

9. Perform steps 5-8 again if you want to insert another picture in your post. If done, click Publish to publish your post.
10. Check Ur post, make sure that the image is successfully upload like below ๐Ÿ˜€

Okay, hope it will help. Happy WordPress-ing.

Categories
WordPress

Memasukkan Gambar dalam Postingan WordPress (untuk Pemula)

Discussion Board : Tutorial untuk memasukkan (upload) gambar dalam postingan WordPress.
Kebutuhan : WordPress.com account, Gambar sebagai sample (bisa berbagai filetype).

Ketika melakukan posting artikel, essay, ataupun tutorial, kita tentu akan sering ingin memasukkan gambar dalam postingan kita tersebut, karena dengan adanya gambar, postingan kita akan terlihat lebih menarik. Tutorial ini ditujukan untuk pengguna wordpress pemula yang belum mengetahui bagaimana untuk melakukan upload gambar ke dalam posting wordpress.

Langkah – langkah :
1. Login ke WordPress.com dengan memasukkan username dan password account wordpress anda.
2. Anda akan diarahkan ke halaman dashboard wordpress.
3. Pilih menu Post – Add New.
4. Anda akan mendapati halaman posting WordPress. Masukkan judul, serta teks lain yang anda inginkan dalam bagian kotak lebar untuk menulis teks.
5. Untuk memasukkan gambar, klik tombol “Add an Image”, seperti yang ditunjukkan dalam gambar berikut (bagian yang dilingkari merah).

6. Tunggu hingga loading selesai. Setelah loading selesai, akan muncul kotak dialog Add an Image (lihat gambar dibawah). Pilih Select Fields (dilingkari merah), kemudian cari lokasi gambar yang ingin anda masukkan ke dalam postingan wordpress. Klik pada gambar dan pilih Ok.

7. Gambar akan mulai di-upload ke dalam server wordpress anda. Tunggu hingga loading gambar selesai.
8. Setelah loading gambar selesai, maka akan muncul tampilan detail dari gambar yang diupload, ditunjukkan seperti gambar dibawah ini. Isikan title, caption, description, aligment (tata letak) dan ukuran yang anda inginkan, atau biarkan saja default. Setelah selesai, klik tombol “Insert into Post” (bagian yang dilingkari merah).

9. Lakukan langkah 5-8 lagi apabila ingin memasukkan gambar lain dalam postingan anda. Jika sudah, klik Publish untuk mempublish postingan anda.
10. Cek postingan tampilan anda, pastikan bahwa gambar telah tertampil seperti dibawah ini ๐Ÿ˜€

Okay, semoga membantu. Happy WordPress-ing.

Categories
PHP

Efficient Code using PHP Include

Discussion Board : Using PHP Include code to make listings more efficiently.
Requirements: Webserver Package, already installed.

INCLUDE, generally used for the php code that will be frequently used, means that the code which will often be written repeatedly in building applications or any coding in PHP.

Why using Include ?
1. It would be very inefficient if we must write the same code repeatedly.
2. If it were the case there are parts of the code that must be changed, then, once again, be very inefficient if you need to change the wrong one by one.

And once again, this will be very redundant and time-consuming and lead to potential human error. By using include, the problem – this problem can be overcome.

Does it Include?
PHP file include is inserted in another PHP file, generally include contain information that will repeatedly be used in other code. For example, if you want to build the site navigation to be displayed in every page of your site, then you simply write the code navigation is in one file for later to include it in every page of the site.

Case Studies : Using Include for Header and Footer.

1. Create a header.
Suppose we want to display today’s date as a header. Type the following script.

[sourcecode language=”php”]
<?php
echo "This is a HEADER, And ";
echo "Today is ";
echo date("F d");
echo ", ";
echo date("Y");
?>
[/sourcecode]

Code date The above will display today’s date. Save the script above with the name of header.php.

2. Creating a footer.
For example we will display the copyright as a footer to our site. Type the script below.

[sourcecode language=”php”]
<?php
echo "Copyright by itx.web.id";
?>
[/sourcecode]

Save the script above with the name footer.php

3. Placing the header and footer in the page.
Type the following script.

[sourcecode language=”php”]
<?php
include "header.php";
echo "<h1> This is the BODY of site !</h1>";
include "footer.php";
?>
[/sourcecode]

Suppose we want to put the header at the top page, then the code to header.php must diinclude weight on the code as well (on body). Similarly for the footers, because it is located at the bottom of the page, then the code is also placed at the bottom footer.php code.

4. The result?
Run body.php, it will display the picture as follows.

p.s. OHYA, save ALL the php file in the one – same folder. Ok, haapy cooding yah ๐Ÿ˜€

Categories
PHP

Efisien Code Menggunakan PHP Include

Discussion Board : Menggunakan Include untuk membuat listing code PHP lebih efisien.
Kebutuhan : Webserver Package, already installed.

INCLUDE, pada umumnya digunakan untuk code php yang akan sering digunakan, maksudnya adalah code yang akan sering ditulis berulangkali dalam membangun aplikasi atau coding apapun dalam PHP.

Kenapa menggunakan Include ?
1. Akan sangat tidak efisien apabila kita harus menulis code yang sama tersebut berulang kali.
2. Apabila terjadi kasus ada bagian dari code tersebut yang harus diubah, maka, sekali lagi, akan sangat tidak efisien apabila anda harus mengubah bagian yang salah tersebut satu per satu.

Dan sekali lagi, hal ini akan sangat redundant dan menghabiskan waktu serta memicu potensi terjadinya human error. Dengan menggunakan include, masalah – masalah diatas dapat diatasi.

Apakah Include itu?
Include adalah file PHP yang diselipkan dalam file PHP yang lain, pada umumnya include mengandung informasi yang akan berulangkali digunakan dalam code yang lain. Sebagai contoh, apabila anda ingin membangun navigasi situs yang harus ditampilkan dalam setiap halaman situs anda, maka anda cukup menulis code navigasi tersebut dalam satu file untuk kemudian meng-include nya dalam setiap halaman situs tersebut.

Studi Kasus : Menggunakan Include untuk Header dan Footer.

1. Membuat header.
Misalkan kita ingin menampilkan tanggal hari ini sebagai header. Ketikkan script dibawah ini.

[sourcecode language=”php”]
<?php
echo "This is a HEADER, And ";
echo "Today is ";
echo date("F d");
echo ", ";
echo date("Y");
?>
[/sourcecode]

Code date diatas akan menampilkan tanggal hari ini. Simpan script diatas dengan nama header.php.

2. Membuat footer.
Misalnya kita akan menampilkan copyright sebagai footer untuk situs kita. Ketikkan script dibawah.

[sourcecode language=”php”]
<?php
echo "Copyright by itx.web.id";
?>
[/sourcecode]

Simpan script diatas dengan nama footer.php

3. Menempatkan header dan footer dalam halaman situs.
Ketikkan script berikut.

[sourcecode language=”php”]
<?php
include "header.php";
echo "<h1> This is the BODY of site !</h1>";
include "footer.php";
?>
[/sourcecode]

Misalkan kita ingin menempatkan header dibagian atas halaman situs, maka code untuk header.php harus diinclude dibagian atas code juga (diatas body). Begitu juga untuk footer, karena terletak dibagian bawah halaman, maka code footer.php juga ditempatkan dibagian bawah code.

4. Hasilnya?
Jalankan body.php, maka akan ditampilkan gambar seperti berikut.

p.s. OHYA, simpan semua file php diatas dalam satu folder. Ok, haapy cooding yah ๐Ÿ˜€

Categories
PHP

Passing variables between pages in PHP with URL and Session

Case Studies : Passing variables between pages in PHP with PHP Session.
Needs : Webserver package, already installed .

For the case this time, assume that you will make the application logged on to the page – next page after the user is logged in, you want to continue to greet the user. Of course, you must store the variable name of the user right? Basically, there are four ways to do this, namely:
1. Pass the variable in the URL.
2. Through Session.
3. Via Cookie and,
4. With HTML Form.

This tutorial will discuss about the point to one and two of the four ways above, ie pass the variable through a combination of URL and Session.

1. Type the following script (named script1.php).

[sourcecode language=”php”]
<?php
session_start();
$_SESSION[‘username’] = "June";
?>
<html>
<head>
<TITLE>Just A Sample – ITX.WEB.ID</TITLE>
</head>
<body>
<?php
$mybook = "My Name is June";
echo "<a href=’mybook.php?book=$mybook’>";
echo "Click here to see your book!";
echo "</a>";
?>
</body>
</html>
[/sourcecode]

Note that in the script above, we assign a username variable manually (assumption: that the user has been logged and the username is saved in the session). So, how to store value in session is with the following syntax:
$_SESSION['username'] = "June";

Meanwhile, variable book will be passed through the URL. Its syntax is as follows:
mybook.php? book = $mybook , with variable mybook has been assigned previously.

Once executed, the script above will output the following :
Click here to see your book!

2. Type the following script (save it as mybook.php). The following script is the script from the script output link 1 above. This script will read a variable that has dilewat through URL and Session.

[sourcecode language=”php”]
<?php
session_start();
echo "<h2> Welcome to your Book, ";
echo $_SESSION[‘username’];
echo "! </h2> <br>";
echo "Your favorite book is ";
echo $_REQUEST[‘book’];
echo "<br>";
?>
[/sourcecode]

Note the section above. From script1.php, we know that we have missed 2 variables, namely variable book and variable username , with each – each value is My Name is June for variable book , and June for the variable username.

Then I read the second variable is:
1. Reading the variable book (which is passed via the URL): $_REQUEST ['book'] .
2. Reading the variable username (which is passed via Session): $_SESSION ['username'] .

Click the link generated script1.php, then you will be redirected to the script page 2 (mybook.php), with a view like the picture below.

Haaaapy Coding ๐Ÿ˜€

Categories
PHP

Melewatkan Variable antar Halaman PHP dengan URL dan Session

Studi Kasus : Melewatkan variable antar halaman dalam PHP dengan PHP Session.
Kebutuhan : Webserver Package, already installed.

Untuk kasus kali ini, asumsikan bahwa anda akan membuat aplikasi login dimana untuk halaman – halaman berikutnya setelah user tersebut login, anda ingin terus menyapa user tersebut. Tentu saja, anda harus menyimpan variable nama dari user tersebut kan? Pada dasarnya, terdapat empat cara untuk melakukan hal ini, yaitu :
1. Melewatkan variable dalam URL.
2. Melalui Session.
3. Via Cookie dan,
4. Dengan HTML Form.

Tutorial kali ini akan membahas mengenai point ke satu dan dua dari empat cara diatas, yaitu melewatkan variable melalui gabungan dari URL dan Session.

1. Ketikkan script dibawah ini (namai script1.php).

[sourcecode language=”php”]
<?php
session_start();
$_SESSION[‘username’] = "June";
?>
<html>
<head>
<TITLE>Just A Sample – ITX.WEB.ID</TITLE>
</head>
<body>
<?php
$mybook = "My Name is June";
echo "<a href=’mybook.php?book=$mybook’>";
echo "Click here to see your book!";
echo "</a>";
?>
</body>
</html>
[/sourcecode]

Perhatikan bahwa dalam script diatas, variable username kita assign secara manual (asumsi : bahwa user telah login dan username telah disimpan dalam session). Jadi, cara untuk menyimpan value dalam session adalah dengan syntax berikut :
$_SESSION['username'] = "June";

Sedangkan, variable book akan dilewatkan melalui URL. Syntax nya adalah sebagai berikut :
mybook.php?book=$mybook, dengan variable mybook telah diassign sebelumnya.

Setelah dijalankan, script diatas akan memberikan output sebagai berikut :
Click here to see your book!

2. Ketikkan script berikut (simpan dengan nama mybook.php). Script berikut adalah script dari link output script 1 diatas. Script ini yang akan membaca variable yang telah dilewat melalui URL dan Session.

[sourcecode language=”php”]
<?php
session_start();
echo "<h2> Welcome to your Book, ";
echo $_SESSION[‘username’];
echo "! </h2> <br>";
echo "Your favorite book is ";
echo $_REQUEST[‘book’];
echo "<br>";
?>
[/sourcecode]

Perhatikan bagian diatas. Dari script1.php, kita tahu bahwa kita telah melewatkan 2 buah variable, yaitu variable book dan variable username, dengan masing – masing value nya adalah My Name is June untuk variable book, dan June untuk variable username.
Maka cara membaca kedua variable tersebut adalah :
1. Membaca variable book (yang dilewatkan via URL) : $_REQUEST['book'].
2. Membaca variable username (yang dilewatkan via Session) : $_SESSION['username'].

Klik link yang dihasilkan script1.php, maka anda akan diarahkan ke halaman script 2 (mybook.php), dengan tampilan seperti gambar dibawah ini.

Haaaapy Coding ๐Ÿ˜€

Categories
WordPress

Set Metadata in the WordPress Manually

Discussion Board : Create metadata tag in the WordPress manually with Add Custom Field features.
Requirements : WordPress bundle, already installed, because this tutorial we will practice in our local website (or for those of you who have hosting with wordpress cms, can be practicing in your hosting)

If you have to scroll down the page your WordPress post, you will find the menu “Add custom field”, with a brief description follows:

Custom fields can be used to add extra metadata to a post that you can use in your theme.

Before we discuss much about how to tag metadata, in fact, whether these metadata tags?

metadata tags are html tags that are at the head area in a page html page . tags are metadata that is useful in general is description , or keywords , which explains about a site, because the common definition of metadata is “data about data “. Metadata is commonly used by search engines such as Google or Yahoo to index your site pages.

When we do a post on WordPress, the metadata tags will not be found on our web page. Why? Because the metadata is actually determined by the author (the author of the article, simply because the author is most knowledgeable about what he wrote in the article, so only the author of the most appropriate in describing the keyword or description about the page.) WordPress can not read the mind of a author. One way to provide metadata tags in WordPress is done with Add Custom Field .

Ok, How do I? For this case study, we will try to create metadata for keywords .

1. Login in your wordpress.
2. Go to the Post – Add New Post pages.
3. Scroll down till you find the Custom Field menu.
4. Choose “Add Custom Field.”button. Type “keywords” on the name, and fill “wordpress, metadata, seo” in the value (this value is just a sample, the mean is the keywords for the articles that was writen.)

5. Click Add Custom Field to save.
6. For the next post, you do not need to create a Custom Field again if you want to use metadata tag keywords, you just choose to using the last field you have created, like the picture below.

After you successfully add custom fields in WordPress, just how We see the metadata tags that have been created on our themes. Time for The trick.

1. Find a file called functions.php which is located in your WordPress root directory (wp-content>> themes>> name of your themes>> functions.php). Add this script below in the functions.php file.

[sourcecode language=”php”]
function set_keywords(){
global $post;
$keywords = get_post_meta($post->ID, ‘keywords’, true);
$default_keywords = ‘keywords, default, up, to, you’;
$metatag= "";

if (empty($keywords)){
$keywords = $default_keywords;
}
if (is_home() || is_front_page()){
$keywords = $default_keywords;
}

$metatag="\t";
$metatag.= "<meta name=\"keywords\" content=\" ";
$metatag.= $keywords;
$metatag.= "\" />";
$metatag.= "\n\n";

echo $metatag;
}
add_action(‘wp_head’, ‘set_keywords’);
[/sourcecode]

Happy WordPress-ing ! ๐Ÿ˜€

Categories
WordPress

A Means of Rupiahs Raked Through WordPress

The development of science and technology makes us shocked in the latest development. Itโ€™s not only because of the development itself, but you can also earn money in the internet. Earning money through online system is the best understanding to describe about wordpress. It is a kind of site that provides a service to create a word press-based website for you by using paid hosting for your own self. Nowadays, the wordpress website building business is enthused by many people. Through wordpress.com you can create your free website. There are few things that you have to notice in building a wordpress-based website:

1.ย ย ย ย ย  Decide your main purpose

2.ย ย ย ย ย  Decide the theme of your website

3.ย ย ย ย ย  Arrange the content of your website

http://hmcahyo.files.wordpress.com/2010/04/adsense.jpg

Perhaps, some of you still wondering about how can be a website create money by itself? There are few things that can create your website as your source earning below:

  • Affiliation Market (selling other peopleโ€™s product by reviewing about the product)
  • Selling Product (offering your own product)
  • Membership site/Forum (creating a forum by using paid system for them who want to join in yours)
  • Advertisement (promoting certain product or other peopleโ€™s website in your site)
  • Google Adsense (propose a proposal for your blog to Google Adsense, and you will be got advertisement offer which is provided by Google)
  • Pay Per Click (create keywords from certain product and you will be granted a payment from them who make a click in the keywords that you have put in Google Adwords)

By doing the things above, you can take profit from your wordpress website. Even if your website has been recognized by a lot of people it is possible for you to be a billionaire in the virtual world. So, you do not need to be worried anymore about the work hour that always take a lot of time in your reality.

Categories
WordPress

Set Metadata dalam WordPress secara Manual

Discussion Board : Membuat tag metadata dalam WordPress secara manual dengan Add Custom Field.
Requirements : WordPress bundle, already installed, karena kita akan mempraktikkan tutorial ini dalam web lokal kita (atau untuk anda yang memiliki hosting dengan cms wordpress, bisa mempraktekkannya di hosting anda)

Kalau anda men-scroll halaman posting WordPress anda kebawah, anda akan menemukan menu “Add custom field”, dengan deskripsi singkat berikut :

Custom fields can be used to add extra metadata to a post that you can use in your theme.

Sebelum kita membahas jauh mengenai cara memberi tag metadata, sebenarnya, apakah tag metadata tersebut?

Tag metadata adalah tag html yang berada pada area head dalam halaman html suatu page. Tag metadata yang cukup berguna pada umumnya adalah description, atau keyword yang menjelaskan mengenai suatu situs tersebut, karena definisi umum dari metadata adalah “data about data”. Metadata ini pada umumnya digunakan oleh search engine seperti Google atau Yahoo untuk meng-index halaman situs anda.

Ketika kita melakukan posting pada WordPress, tag metadata tidak akan ditemukan pada halaman situs kita. Kenapa? Karena sebenarnya metadata ditentukan sendiri oleh si author (penulis artikel tersebut, simply, karena si author adalah yang paling tahu mengenai apa yang ia tulis dalam artikel tersebut, jadi hanya si author yang paling tepat dalam mendeskripsikan keyword atau description mengenai page tersebut). WordPress tidak dapat membaca pikiran seorang author. Salah satu cara memberikan tag metadata pada WordPress adalah dilakukan dengan Add Custom Field.

Ok, Bagaimana caranya? Untuk studi kasus ini, kita akan coba membuat metadata untuk keywords.

1. Login ke halaman WordPress anda.
2. Masuk ke halaman Post – Add New Post.
3. Scroll down sampai anda menemukan menu Custom Field.
4. Pilih button “Add Custom Field.” Ketikkan “keywords” pada name, dan isikan “wordpress, metadata, seo” pada value (value ini merupakan contoh saja, maksudnya adalah keywords dari artikel yang ditulis.)

5. Klik Add Custom Field untuk menyimpan.
6. Untuk postingan – postingan anda selanjutnya, tidak perlu membuat Custom Field lagi jika ingin menggunakan tag metadata dan keyword, cukup memilih dari custom field yang telah ada, seperti gambar dibawah.

Setelah anda sukses menambahkan custom field pada WordPress, tinggal bagaimana cara menampilkan tag metadata yang telah dibuat pada themes kita. Caranya?

1. Cari file bernama functions.php yang terletak dalam directory root WordPress anda (wp-content >> themes >> nama themes anda >> functions.php ).
[sourcecode language=”php”]<br />
function set_keywords(){<br />
global $post;<br />
$keywords = get_post_meta($post-&gt;ID, ‘keywords’, true);<br />
$default_keywords = ‘keywords, default, up, to, you’;<br />
$metatag= &quot;&quot;;</p>
<p> if (empty($keywords)){<br />
$keywords = $default_keywords;<br />
}<br />
if (is_home() || is_front_page()){<br />
$keywords = $default_keywords;<br />
}</p>
<p> $metatag=&quot;\t&quot;;<br />
$metatag.= &quot;&lt;meta name=\&quot;keywords\&quot; content=\&quot; &quot;;<br />
$metatag.= $keywords;<br />
$metatag.= &quot;\&quot; /&gt;&quot;;<br />
$metatag.= &quot;\n\n&quot;;</p>
<p> echo $metatag;<br />
}<br />
add_action(‘wp_head’, ‘set_keywords’);<br />
[/sourcecode]

Happy WordPress-ing ! ๐Ÿ˜€