Kategori
WordPress

Albizia dan Bombax diterima di direktori theme WordPress

Perjuangan yang tidak sebentar memang, butuh berkali-kali ditolak dan berkali-kali submit. Akhirnya setelah 2 bulan sejak pertama kali submit ke sana, Albizia diterima juga. Lebih beruntung Bombax yang satu bulan setelah disubmit bisa diterima.

Ketiga theme yang telah kubuat dan direlease utk publik (Albizia, Bombax, Calotropis) mempunyai banyak kesamaan. yang paling jelas adalah pada theme options-ya. Dengan theme options yang banyak membuatnya lebih menonjol daripada theme lain yang sekedar tampilannya saja yang bagus. Pertama kali struktur kodenya banyak yang berbeda, namun kemudian disamakan (dengan mengubah banyak tentunya). Penyamaan struktur ini berguna terutama jika ada fitur tambahan di suatu theme, agar dapat diaplikasikan dengan mudah di theme yg lain

Pembuatan Albizia dan Bombax ini memakan waktu berpuluh jam (mungkin ratusan), pekerjaan yang tidak sebentar memang, tapi semoga pengorbanan waktu ini bisa berguna bagi kita semua 😀 .

Kategori
Indonesia

Dirgahayu Republik Indonesia (tidak pakai ke-65)

Dirgahayu jangan ditambahi ke-65!

Dirgahayu berasal dari bahasa sansekerta yang mengandung arti panjang umur. Jadi, kalimat “Dirgahayu RI ke-65” mempunyai arti “Panjang umur RI ke-65”. Lhoh? kok malah jadi menyelamati “RI ke-65”?! Emangnya RI ada banyak sekali sampai ada RI ke-65? Artinya jadi amburadul khan?! Yang semula sok-sokan pengen pake kalimat yang keren eeee malah salah!

Kita coba melakukan googling dengan keyword “Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia” hampir semua yang muncul adalah SALAH.

Hampir semuanya pakai ke-65.

Tulisan/pengucapan yang salah ini sudah sangat melekat di masyarakat, hingga orang-orang biasa, orang-orang penting, presenter, hingga Iklan di TV-pun kebanyakan salah dalam menggunakan kata dirgahayu.

Padahal hal ini sudah jutaan kali dibahas, tetap saja orang-orang itu menulis dengan cara yang salah. Tak heran jika orang Indonesia dicap sebagai orang yang bodoh, makai bahasanya sendiri saja tidak bisa … capek bener

Ada lagi kalimat yang ambigu. Tapi menurut saya ambigu itu lebih baik daripada yang salah (lol) . Yaitu penggunaan kalimat “Selamat HUT RI ke-65”. Kalimat ini bisa-bisa mengandung arti menyelamati RI ke-65, padahal RI hanya ada satu. Yang paling benar adalah “Selamat Merayakan HUT ke-65 RI.”

Jadi, bagi pembaca sekalian, mohon teman-temannnya diperingatkan kalau memakai kata dirgahayu dengan salah. Yang benar cukup bilang Dirgahayu RI, sedangkan ke-65 mohon tidak usah dipakai saja atau buat kalimat baru yang benar.!

Kategori
Bahasa Inggris

Busway: Take The Bus, No It’s way

gambar dari: twitpic.com/2bee7h

Ketika membaca tulisan di belakang sebuah bus transjakarta ini dijamin kita langsung bingung. Sebagai seorang yang bahasa ibu-nya bukan bahasa Inggris saya bingung, tidak bisa langsung mencerna tulisan ini maksudnya apa. Apalagi kalo bahasa ibunya bahasa Inggris, malah lebih bingung lagi (lol) .

Sekarang kita coba translate pake google translate. Take the bus, no it’s way terjemahannya malah jadi: naik bus, tidak ada itu cara. (doh) adakah yang tau terjemahannya apa? (thinking)

Maksudnya biar keren, tapi koq malah salah. Yang paling buruk adalah stigma kebodohan orang Indonesia makin melekat di mata orang luar negri. Lha wong bahasa Inggrisnya kacau gitu!

Apa dong yang bener?

Saya mencoba menelusuri asal usul mengapa ada poster bertuliskan seperti itu. Seperti kita ketahui bahwa jalur busway sering dilewati oleh kendaraan lain, dan beberapa hari terakhir dilakukan penertiban. Maksud tulisan itu pastinya agar para pengendara menggunakan busnya, bukan menggunakan jalan bus untuk berkendara.

Jika yang dimaksud adalah seperti itu, maka kalimat yang benar adalah memakai NOT, bukan NO. Untuk membuat negative clause atau negative sentence dalam bahasa inggris, kita harus menggunakan NOT.

Pesan moral: Tak usah sok-sokan pakai bahasa Inggris kalau memang tak bisa berbahasa Inggris, paling tidak bertanyalah pada yang bisa.

Kategori
Selingan

Postingan pertama kita:

Ini adalah posting pertama. Hanya sekedar mencoba instalasi wordpress saja.  Saya memang suka dengan wordpress karena sifatnya yang opensource dan fiturnya yang banyak terutama dalam penggunaan plugin.

Saat ini udah ada beberapa web/blog templatenya saya buat. Template yang saya buat sangat unik,  karena memanfaatkan wordpress sampai pada level yang mungkin belum pernah terbayang sebelumnya. 😀

Saat ini saya belajar dan terus belajar untuk menjadi desainer template wordpress yang hebat.

Feel free to ask me about language especially: PHP , WordPress & Basa Jawa 😀

Kategori
Wordpress Plugins

Exclude Plugins: Make Some Plugins Exclusive in WordPress 3.0 Multisite

Exclude Plugins
WordPress 3.0 allows us to run multiple blogs within one installation. We could make them shared for public as a blogging service, as we can see in blogdetik.com and, of course, wordpress.com. Unfortunately, in wordpress.com, we’re unable to manage existing plugins. It is entirely in the hands of Super Admin to enable or disable some plugins whether it will be visible for some users and invisible for the rest.

Unlike wordpress.com, blogdetik.com has a plugin page so we can manage what plugins to be activated though there’s some plugins which are already activated by default — cant be disabled. But still, there’s no excluded plugins so that the Super Admin cannot install some ‘super’ plugins like All In One SEO or Platinum SEO without sharing them with normal users. Whereas, as we all know, these plugins are burden to the server and if installed on the entire blogs could make us suspended by web host due to server resource overusage.

That’s why I created this plugin. Exclude Plugins will exclude plugins from appearing in plugins menu for normal user in WordPress multisite. This way, some plugins (excluded plugins) will be available only for Super Admins, while other plugins (included plugins) will be available for normal user. So everyone’s happy! 😀

Download Exclude Plugins.

Glossary:
Super Admin: The administrator who has full authority over all the blogs in a WordPress installation Multisite, different from the usual administrator only has authority over his own blog.

Kategori
Wordpress Plugins

Exclude Plugins: Solusi “mengamankan” Plugin pada WordPress 3.0 Multisite

Opsi Multisite pada WordPress 3.0 memungkinkan kita untuk membuat banyak blog dalam satu instalasi. Blog ini dapat kita pakai sendiri ataupun dibagi untuk umum sebagai suatu layanan blog gratis ataupun berbayar. Layanan blog gratis ini contohnya dapat kita lihat pada instalasi blogdetik.com dan yang paling populer tentu saja wordpress.com.

Kelemahan dari wordpress.com adalah kita tidak diberi hak untuk memanage plugin. Sebenarnya banyak plugin yang ditanam di wordpress.com tapi masalah mengaktifkan atau menonaktifkan plugin sepenuhnya ada di tangan Super Admin.

Lain halnya dengan blogdetik.com, mereka meyediakan halaman plugin agar kita bisa memilih plugin mana yang akan diaktifkan, meskipun ada plugin default yang sudah diaktifkan oleh Super Admin dan “harus” aktif di semua blog. Kelemahannya adalah tidak ada plugin yang tersembunyi atau hanya boleh dipakai sendiri oleh Super Admin alias si empunya instalasi. Sehingga si empunya tersebut tak bisa memakai plugin hebat semisal All In One SEO Pack atau Platinum SEO tanpa membuatnya tersembunyi dari pengguna biasa. Padahal plugin tersebut cukup memberatkan bagi server, yang bila diinstal di semua blog tentunya dapat membuat kita disuspend oleh yang punya hosting gara-gara terlalu banyak memakan resources.

Dari kedua skenario di atas nampak bahwa di wordpress.com para pengguna kurang bergairah gara-gara tak bisa mengaktifkan atau menonaktifkan plugin, sedangkan di blogdetik.com si empunya yang kurang bergairah buat blog di blognya sendiri gara-gara tak bisa memakai plugin secara eksklusif.

Untuk itulah saya membuat plugin ini. Exclude Plugins. Plugin ini bekerja dengan cara membolehkan sebagian plugin untuk pengguna biasa (included plugins) sementara menyembunyikan plugin-plugin hebat (excluded plugins) hanya untuk si empunya blog.  Jadilah semua senang 🙂

Download Exclude Plugins.

Glossary:
Super Admin: Administrator yang mempunyai kuasa penuh atas semua blog pada suatu instalasi WordPress multisite, berbeda dengan administrator biasa yang hanya memiliki kuasa atas blognya sendiri.

Kategori
Selingan

Tidak aktifnya situs sd.ppdbdki.org ternyata juga sangat berpengaruh pada kami

Beberapa saat yang lalu para orang tua murid sibuk sekali mencari informasi untuk menyekolahkan anaknya. Kebetulan dinas Pendidikan DKI mengumumkan bahwa terdapat situs web untuk melihat secara online. Situs web itu adalah www.ppdbdki.org dan untuk SD adalah sd.ppdbdki.org yang harusnya bisa diakses mulai 15 Juni.

Yang menjadi masalah adalah website itu tidak juga muncul sesuai tanggal yang dijanjikan. Seperti yang bisa dibaca dari dua surat pembaca ini dan ini. Sangat kebetulan sekali, salah satu website kami yaitu direktori website daftarweb.org memuat suatu kata yang mengandung ppdbdki sehingga ada trafik yang masuk ke daftarweb.org karena para ortu yg getol mencari lewat google setelah website sd.ppdbdki.org tidak bisa dibuka.

Pada jauh-jauh hari sebelum tanggal 15 para orang tua sudah mulai mencari, tapi volumenya masih sedikit. Saat tanggal 14, itulah bencana bagi kami. Situs daftarweb.org dibanjiri oleh trafik karena kebetulan daftarweb.org mempunyai SERP yang tinggi untuk kata kunci ppdbdki (di halaman 1 google) — jelas karena situs ppdbdki tidak aktif —. Dari yang biasanya cuma 3 ribu – 7 ribu hit per hari menjadi 31 ribu hit pada tanggal 14 sebelum situs daftarweb.org diblok oleh pihak hosting. Sepertinya angka 31 ribu itu-pun bukan hasil satu hari, tapi dalam hitungan jam saja. Entah ada berapa hit per jam sebenarnya pada tanggal 14 itu yang masuk ke kami dan pastinya memang membebani server.

Celakanya adalah pihak hosting tidak cuma ngeblok, tapi juga mendelete suatu table di database yang berisi data-data website. BENCANA!!! …. dan kami baru tahu kejadian ini hari ini (4 hari kemudian) karena kebetulan kami sedang sibuk di pekerjaan lain sehingga beberapa hari tidak mengecek daftarweb.org.

Hari ini daftarweb.org sudah online kembali, tapi dengan data yang 4 bulan lalu, karena kami hanya bisa mendapati back-up-an database yang paling baru yang dilakukan pada bulan maret. Betapa sayangnya, setelah kami hitung ternyata ada 1600-an update manual selama 4 bulan terakhir yg terbuang. Dan pastinya ratusan website yang mendaftar selama empat bulan terakhir itu datanya ikut hilang.
1600 itu tidak sedikit. Pekerjaan 4 bulan yang terbuang sia-sia hanya karena situs sd.ppdbdki.org yang tidak aktif ….

(angry) Inilah hasil dari pejabat yg tidak menepati janji. Efeknya pun dirasakan oleh orang biasa seperti kami…

Kategori
WordPress

Mengaktifkan opsi multisite dalam WordPress 3.0

WordPress 3.0 baru saja direlease sesaat yang lalu. WordPress 3.0 merupakan sebuah perubahan besar. Saat di mana kehebatan WPMU dimasukkan dalam WordPress sehingga memungkinkan kita menjalankan banyak blog dari satu instalasi WordPress.

Bagi yang belum tahu apa itu WPMU (WordPress Multi User) silahkan tengok wordpress.com atau blogdetik.com atau blog.friendster.com … itu contoh instalan WPMU.

Opsi multisite pada WordPress 3.0 ini tidak aktif secara default. Kita harus mengaktifkannya dengan cara pertama kali mengedit file wp-config.php yang terletak di folder utama instalasi wordpress. Dalam file tersebut masukkanlah satu baris:
define('WP_ALLOW_MULTISITE', true);
Setelah itu pada wp-admin akan muncul opsi baru yaitu Tools > Network.

Kemudian akan muncul halaman seperti di bawah ini.  Memasukkan settingan awal lalu klik install.


Kemudan halaman tersebut akan berganti menjadi beberapa perintah yg harus dilaksanakan.

Yang harus dilakukan selanjutnya adalah mengedit 2 file. File yang pertama seperti yang tadi sudah diedit yaitu wp-config.php dan satu file lagi bernama .htaccess . Jika .htaccess belum ada, buat saja file baru. Tinggal copas saja yang ada di halaman itu. dan whala….. jadilah wordpress mutisite. Tak perlu menginstal wordpress lagi setiap mau buat blog baru. Hemat tempat, hemat bandwidth buat upload 🙂 .

Secara default, kita hanya bisa membuat blog baru menggunakan subdomain dari blog utama. Untuk bisa menggunakan nama domain yang lain, maka kita perlu menginstal plugin Domain Mapping.  Gampang khan?!

Tadi pas nyobain ngingstal WP 3.0-RC3 dan ngubek-ubek plugin , eeeeeh menemukan sebuah bug… Langsung aja kulaporkan ke sana core.trac.wordpress.org/ticket/13944 yang ternyata severity-nya blocker (woot) yang berarti parah tingkat paling tinggi di atasnya highest (woot) . Untung saja segera kulaporkan sehingga WP 3.0 yang diluncurkan beberapa jam kemudian sudah terbebas dari bug parah itu.

Kategori
Indonesia

Tak Ada Tabung Gas yang Meledak di Setiap Kejadian Tabung Gas Meledak

lhoh.. judulnya koq bikin mumet?
iya.. aku sendiri juga mumet, soalnya memang tabung gas-nya gak meledak koq.

Jika ada yang bertanya apa yang menyebabkan tabung gas meledak jawabnya apa?
Saya gak bisa jawab, soalnya tak pernah ada kasus tabung gas meledak. (lol)

Jadi, apa dong yang meledak?
Yang meledak ruangannya. Ruangan itu terisi oleh Gas yang bocor, lalu gas bocor tersebut tersulut oleh api, sehingga meledaklah ruangan itu. Dan setelah kejadian tu ternyata tabung gas-nya masih utuh, paling banter cuma gosong2 karna terbakar. Jadi, di semua kasus yang katanya tabung gas meledak itu ternyata tabung elpiji-nya tak ada satupun yang meledak.

Gimana caranya mengatasi gas bocor itu?
Yang paling sering terjadi adalah klep/karet/o-ring/rubber pada tabung yang tidak rapat. Tandanya adalah saat regulator dipasang, terjadi kebocoran di antara regulator dan tabung dan tercium bau gas. Saya sendiri dikasih banyak sekali klep ini oleh penjual gas tetangga saya, biar kalo klep bocor bisa ganti sendiri.  Kalo sebabnya slang atau regulator yg bocor, ya tinggal beli aja yang baru.

Yang patut dipersalahkan tentang masalah ini siapa?
Wah, sukanya koq menyalahkan orang lhoooo… Tap kalo bener mau menyalahkan ya yang salah media massa,

Loh. koq yang salah malah media massa?
Hahahaha…. saya kan cuma mbahas dari segi bahasanya bos.  Jadi tentang bahasa yang salah kaprah ini, jelas sekali yang salah adalah media massa. Karena media massa menyebarkan berita tidak benar tentang tabung gas yang meledak, padahal tak ada satupun tabung gas yang meledak. Ingat, tak ada tabung gas yang meledak. Yang paling benar adalah Ledakan karena Gas. Tapi jika terpaksa, boleh lah memakai istilah “gas meledak”, meskipun sebenarnya gas itu bukan yang meledak, tapi yang menyebabkan rumah/ruangan meledak.  ….

Kategori
WordPress

Mendesain Theme WordPress untuk direlease publik

Mendesain Theme WordPress itu mudah bagi yang bisa desain web. Asal edit sana – edit sini, taruh tag di sana – taruh tag di sini, jadi. Tapi ada hal tertentu yang harus diperhatikan jika ingin mereleasenya secara publik. Kalo mau dipake sendiri sih asal-asalan juga bisa.

Sebenarnya bisa saja sih, theme asal jadi itu direlease publik, tapi belum tentu bisa masuk ke Themes directory wordpress. Di situ aturannya cukup ketat. Makanya banyak orang yang mendesain wordpress tapi tidak dimasukkan di situ. Padahal di situlah tempat yang paling baik agar Theme kita diketahui dan didownload banyak orang. Karena yang pasti tempat itu “resmi” dan bisa diakses dari wordpress admin yang memungkinkan pengunduhan langsung ke server hostingan kita tanpa harus repot mendownload ke komputer kita lalu menguploadnya lagi ke hostingan.

Beberapa yang harus diperhatikan agar theme kita diterima di direktori theme resmi adalah:

1. Hindari Short Open Tag

Short Open Tag merupakan kependekan open tag. Berupa lambang <? untuk memendekkan <?php dan berupa <?= untuk memendekkan <?php echo. Hal ini harus dihindari karena tidak semua server mengaktifkan fitur ini, sehingga theme buatan kita tidak akan bisa jalan di server tersebut.

2. Jangan gunakan fungsi base64_decode()

Biasanya fungsi ini digunakan untuk mengaburkan suatu kode tertentu di dalam theme.  Biasanya berisi kode link ke website si pembuat theme atau bisa juga link sponsor. Si pembuat theme melakukan pengkaburan itu biasanya karena tidak ingin kode (link) itu dihapus oleh si pemakai. Walaupun sebenarnya bagi yang paham PHP, tidak susah untuk menghapus link tersebut.

Karena adanya kemungkinan “malware” dalam kode yang terkaburkan itu, maka fungi itu terlarang.

3. Jangan ada variabel $_GET[''], $_POST[''], $_REQUEST['']

Kode-kode ini rentan disalahgunakan.  Untuk diketahui, wordpress sudah menyediakan banyak fungsi2 untuk kita gunakan. Coba aja cek Function_Reference dan Template_Tags siapa tahu kta tak butuh query var. Namun jika kita memang ingin memanfaatkan/mengambil suatu query tertentu buatan kita, maka wordpress membolehkan kita menambahkan suatu query var sehingga bisa dimanfaatkan oleh wordpress secara aman.

Di dalam theme buatan itx misalnya, terdapat fungsi:

add_filter('query_vars', 'itx_add_new_var');
function itx_add_new_var($vars) {
    $vars[] = 'itx_css';
    return $vars;
}

Kode tersebut menambahkan query var baru ke wordpress dengan nama itx_css. Query var tersebut lalu bisa dipanggil menggunakan get_query_var('itx_css') yang secara efektif menggantikan variabel $_GET['itx_css'].

4. Hapus semua file thumbs.db

Thumbs.db merupakan file cache gambar yang diperuntukkan untuk mempercepat tampilan thumbail pada windows explorer. File ini samasekali tidak berguna di internet,  dan seringkali ukurannya besar yang bisa memperbesar ukuran download pula.

5. Sertakan gambar screenshot.

Gambar screenshot itu bernama screenshot.png, dan harus benar-benar screenshot dari theme ybs. Pastikan logo atau warna header merupakan tampilan default, bukan logo yang harus diupload yang tak nampak secara default.

6. Sertakan style.css yang berisii

  • Nama (harus unik di diretori tersebut)
  • Tags
  • Versi (dalam format x.x atau x.x.x dan harus unik di theme ybs.)
  • Class untuk align yaitu .alignright, .alignleft, .aligncenter (lihat http://codex.wordpress.org/CSS untuk selengkapnya)

7. Jangan lupa memanggil wp_head() di bagian header dan meanggil wp_footer() di bagian footer.

8. Buang link yang bisa tertampil di theme.

Biasanya link ada pada footer. WordPress melarang theme berisi link sponsor. Link yang tertampil hanya boleh link ke wordpress dan link ke website si pembuat theme.

9. Sertakan lisensi.

Lisensi herus kompatibel dengan GPL version 2 . Tinggal masukkan saja GPL.txt ke folder theme-mu, dan tambahkan deklarasi lisensinya. Bisa di buat suatu file misalnya license.txt atau readme.txt untuk mendeklarasikan, atau bisa diletakkan di style.css. Contohnya seperti yang terdapat di theme Calotropis bagian atas style.css:
Both the design and code are released under GNU GPL v3; in addition, links in the footer must remain intact as is. http://www.gnu.org/licenses/
Kita bisa menambahkan syarat lisensi tu, dalam hal ini misalnya link tidak boleh dihapus.

10. Jangan lupa memanggil comment-reply.js

File javascript ini berfungsi meletakkan kolom submit comment di bawah komen ybs ketika kita mengklik reply. Sejak wordpress versi 2.7 yang mendukung threaded comments, maka file ini wajib dipanggil untuk memudahkan reply ke suatu komentar. Jadi tak perlu melakukan scroll ke atas – ke bawah jka ingin mereply suatu komentar.

Untuk memanggilnya, masukkan kode ini di bagian header:

<?php if (is_singular()) wp_enqueue_script( 'comment-reply' );?>

Theme buatanku tertampil di Newest Themes

Setelah semuanya selesai, tinggal dikompress jadi .zip lalu diupload ke Themes directory.

Kata mereka, sebaiknya menggunakan browser Opera untuk mengupload, karena browser lain mungkin akan salah mengirimkan header. Tapi santai saja, gunakan browser biasa juga gpp, sistem meraka akan memberitahu jika ada kesalahan dan diharuskan memakai browser Opera 😀 .

Ketika kita selesai mengupload, sistem akan melakukan pengecekan standar tentang kode-kode di dalam file upload-an kita itu. Pengecekan otomatis ini meliputi poin 1-5 dari yang telah saya utarakan di sini. Jika masih ada kesalahan perbaikilah, lalu mengupload lagi. Setelah pengecekan otomatis lolos, maka ada pengecekan manual yang dilakukan oleh mereka. Kita harus menuggu di-review yang waktunya menurut pengalaman saya berkisar antara 3  sampai 10 hari.

WordPress akan memberikan balasan jika memang theme buatan kita ditolak. Mereka akan menyebutkan secara spesifik apa yang “kurang” dari theme kita. Setelah itu kita bisa memperbaki kekurangan itu dan mengupload versi baru-nya ke situ. Dan berharap bisa diterima.

Jika theme buatan kita tidak diterima direktori theme resmi, dan kita memutuskan untuk tidak memperbaiki, jangan khawatir. Ada banyak direktori theme lain yang tidak seketat direktori resmi. Saya tidak daat menyebutnya satu-satu karena jumlahnya cukup banyak. Atau, tampilkan saja di website kita, tak perlu dimasukkan ke direktori theme… Mudah khan?!