Kategori
Wordpress Plugins

Exclude Plugins mendukung WordPress 3.1

WordPress 3.1 baru saja diluncurkan. WordPress versi terbaru ini memiliki banyak perubahan dalam file core-nya sehingga memaksa itx untuk melakukan update plugin buatan itx yaitu Exclude Plugins.

Bagi yang belum tahu apa fungsi dari plugin Exclude Plugins akan itx terangkan sedikit. Plugin ini sangat berguna bagi pengguna WordPress Multisite. Plugin ini bekerja dengan cara membolehkan sebagian plugin untuk pengguna biasa (included plugins) sementara menyembunyikan plugin-plugin hebat (excluded plugins) hanya untuk si empunya blog multi site tersebut.

Update plugin ini berawal dari komplain pengguna Exclude Plugins yang menyatakan bahwa terdapat error ketika dia melakukan upgrade wordpress ke versi 3.1. Error tersebut bunyinya kurang lebih begini:

Fatal error: Call to undefined function print_plugins_table() in /home/usernamecpanel/public_html/wp-content/plugins/exclude-plugins/exclude-plugins.php on line 156

Kemudian segera itx mendonlot wordpress 3.1 untuk melakukan pengecekan. Seharusnya dari versi 3.1 beta ataupun RC itx sudah mencoba-coba, tapi karena cukup yakin bahwa tidak akan berdampak banyak, maka tidak dilakukan.

Maka pengecekanpun dilakukan dengan pertamakali menginstal WordPress 3.1 di mesin lokal. Dari pengecekan ini disimpulkan bahwa update WordPress kali ini cukup gede-gedean. Salah satu update tersebut adalah digunakannya class WP_List_Table untuk mencetak berbagai macam tabel ke layar. Dengan difungsikannya class itu maka dihapuslah fungsi print_plugins_table(), padahal fungsi itu digunakan oleh Exclude Plugins.

Setelah muter-muter ngubek-ubek file core wordpress 3.1 – yang ternyata banyak file-file baru di dalamnya, dengan hasil nihil, maka itx memutuskan untuk menggunakan cara simpel. Tinggal copy paste saja dari WordPress 3.0 fungsi yang telah dihilangkan tersebut. Dan hasilnya ternyata mujarab, tidak perlu cara susah jika memang ada yang mudah.

Saat ini Exclude Plugin versi terbaru yaitu versi 1.1.3 yang mensupport WordPress 3.1 sudah diupload ke repository plugin wordpress. Silahkan menuju dashboardmu untuk melakukan update πŸ˜€ .

Selamat menikmati.

Kategori
Wordpress Plugins

Growmap Anti Spambot

Anti Spambot
Anti Spam - Google Images

Growmap Anti Spambot merupakan salah satu plugin anti spam yang cukup tangguh dalam mengatasi komentar spam yang dihasilkan oleh spammer maupun bot spam. Selain tangguh dalam mengatasi spambot, plugin growmap anti spambot juga sangat mudah dalam penggunaannya. Kita tak perlu lagi membaca kode chaptcha yang terkadang rumit untuk dibaca. Dengan plugin growmap anti spambot, pengunjung tinggal memberikan tanda centang di kotak yang telah disediakan sebelum mensubmit komentar yang akan diberikan.

Kategori
Wordpress Plugins

Menggunakan Custom Post Type

Meskipun WordPress dimulai sebagai platform untuk blogging, namun dalam perkembangannya kini telah menjadi Content Management System (CMS) lengkap. Salah satu fitur yang membuat WordPress sebagai CMS adalah Custom Post Type.

Ketika menggunakan WordPres sebagai platform blogging, kamu dapat menemui post type yang umum pada platform blogging lainnya, yaitu blog post atau yang juga disebut dengan blog entry pada platform tertentu. Namun CMS harus dapat mengakomodasi post types yang lebih luas lagi, seperti berita, artikel, kutipan, dll. Disinilah Custom Post Type berperan.

Untuk alasan kemudahan manajemen situs, sebaiknya kamu menginstal Custom Post Type UI. Custom Post Type UI adalah plugin WordPress untuk menambah, mengedit, dan menghapus Custom Post Types dengan halaman administrasinya sendiri. Keuntungan menggunakan Custom Post Type UI adalah, kamu hanya perlu mengatur custom post type sekali saja, bukannya berulang-ulang mengaturnya melalui halaman Add New Post.

New Custom Post Type
New Custom Post Type

Buka panel administrasi dan pilih menu Settings > Custom Post Type UI. Kamu akan menemui halaman baru berisi semua kolom yang dibutuhkan untuk membuat Custom Post Type baru. Isilah kolom tersebut seperti contoh diatas dan tekan tombol Create Custom Post Type untuk menyimpan perubahan.

Custom Post Type Menu
Custom Post Type Menu

Custom Post Type yang baru kamu buat akan segera ditambahkan ke menu di panel administrasi, sehingga kamu dapat mengaksesnya langsung. Buatlah Custom Post Type lainnya sesuai yang dibutuhkan oleh situsmu. Selanjutnya apabila kamu ingin membuat konten baru berdasarkan post type tertentu cukup mengaksesnya dari menu saja.

Kategori
Wordpress Plugins

Buka Tokomu Sendiri dengan MarketPress

Keranjang Belanja

Gambar oleh Greg

Setiap orang mempunyai definisi yang berbeda mengenai WordPress. Tergantung untuk keperluan apa mereka menggunakannya. Bagi sebagian orang, WordPress adalah alat buat menulis blog. Bagi yang lain, WordPress adalah sebuah CMS. Ada juga yang menganggap WordPress itu adalah platform jejaring sosial.

Sekarang WordPress mempunyai definisi baru, yaitu sebagai platform e-commerce. Iya, platform yang kamu gunakan untuk membuat toko daring. Dua hari yang lalu atau tepatnya pada tanggal 22 September, situs WPMU mengumumkan peluncuran MarketPress. Itu adalah plugin baru untuk WordPress yang dapat mengubah situs milikmu menjadi situs e-commerce.

MarketPress dapat bekerja dengan WordPress, MultiSite, dan BuddyPress. Kamu dapat membuka satu toko atau beberapa toko sekaligus menggunakan MultiSite. Fitur yang ditawarkan oleh MarketPress sebanding dengan yang kamu temui pada situs E-Commerce seperti Etsy atau Shopify.

Jadi kamu akan menemui fitur wajib dari platform e-commerce, seperti:

  • Shopping cart
  • Product list
  • Product categories
  • Product tag cloud

Fitur lengkap dari MarketPress dapat kamu lihat di WPMU DEV.

Sebenarnya WordPress sebagai platform e-commerce bukanlah hal yang baru. Sudah ada beberapa plugin sebelumnya yang memberikan fitur semacam itu. Akan tetapi baru kali ini plugin e-commerce didesain untuk kompatibel dengan WP MultiSite dan BuddyPress tanpa perlu kustomisasi tambahan.

Jika ingin mengetahui seperti apa situs WordPress yang sudah dilengkapi MarketPress, kamu dapat melihat demonya di www.wp-ecommerce.org. Jika sudah akrab, maka buka tokomu sendiri dengan MarketPress yang dapat diunduh dari WPMU DEV (harus gabung jadi anggota dulu).

Kategori
Wordpress Plugins

Layanan Pemendek URL Langsung dari Situsmu

URL

Gambar olehΒ Chris Dlugosz

Kamu pasti sudah mengenal teknik pemendek URL yang biasanya digunakan di Internet. Pada dasarnya proses pemendekan URL ini melibatkan HTTP Redirect terhadap suatu alamat domain yang pendek yang kemudian diarahkan ke situs tujuan yang mempunyai URL yang panjang.

Meskipun ini dapat membuat ukuran URL menjadi lebih ringkas, akan tetapi kamu tidak dapat melacak berapa kali suatu tautan telah diklik. Kamu perlu melacak jumlah klik misalnya untuk menghitung berapa banyak pengunjung situsmu telah mengklik tautan menuju ke situs afiliasi.

Tentu saja diluar sana ada situs yang memberikan layanan pemendek URL secara cuma-cuma, seperti yang ditawarkan oleh bit.ly. Hanya saja ini akan membuat situsmu nampak tidak profesional. Tentu saja akan lebih menyenangkan jika kamu mempunyai layanan pemendek URL yang terintegrasi dengan situsmu.

Sekarang kamu dapat melakukan itu semua dengan Simple URLs. Simple URLs adalah plugin baru wordpress untuk manajemen URL dimana kamu dapat membuat, mengedit, melacak tautan keluar, dan menghapus tautan dari situsmu. Dengan Simple URLs, semua tautan akan diterbitkan menggunakan domain milikmu.

Simple URLs dibuat oleh StudioPress. Disitus tersebut dijelaskan bahwa Simple URLs menggunakan tipe pos kustom dengan struktur permalink yang kustom pula. Sehingga masalah performa dan skalabilitas dapat diatasi.

Kamu dapat mengunduh plugin ini dari StudioPress atau dari direktori plugin WordPress. Gratis.

Kategori
Wordpress Plugins

Menambahkan Image Slider ke WordPress

Cu3er Image Slider
CU3ER Image Slider

Kamu pasti pernah menemukan situs yang menggunakan image slider pada laman utama mereka yang menampilkan gambar yang dapat berganti secara otomatis setiap sekian detik. Beberapa tema WordPress menawarkan fitur image slider ini secara default. Namun sebagian besar tema WordPress tidak mempunyai fitur ini. Bagaimana jika kamu ingin mempunyai fitur image slider namun tetap menggunakan tema favoritmu yang sedang digunakan saat ini. Mudah saja, karena fitur image slider dapat kamu peroleh dengan WP CU3ER.

WP CU3ER adalah plugin yang akan menampilkan 3D flash image slider cantik pada situs WordPress. Plugin ini baru beberapa saat masuk ke repository plugin resmi WordPress. Itu artinya, kamu dapat menginstalnya langsung dari panel administrasi WordPress menggunakan built-in automatic plugin installer. Tentu saja, kamu tetap bisa mengunduhnya dan menginstalnya secara manual, jika mau.

Disini akan diberikan panduan bagaimana menyiapkan WordPress untuk menggunakan WP CU3ER. Saya mengasumsikan bahwa kamu sudah tahu bagaimana cara menginstal plugin di WordPress, jadi panduan ini hanya akan membahas mengenai proses paska instalasi.

Setelah melakukan instalasi, kamu akan memperoleh pesan:

“You are not using latest CU3ER.swf….”

Pesan ini akan hilang setelah kamu menggunggah berkas tambahan CU3ER.swf ke WordPress. Untuk memperoleh berkas ini kamu harus mendaftar akun CU3ER FREE pada situs resmi CU3ER. Sekali lagi saya membuat asumsi kalau kamu tahu bagaimana caranya mendaftar ke suatu layanan. Jadi buka halaman pendaftaran dan dapatkan akun gratis untuk lanjut ke tahap berikutnya.

Setelah mendaftar kamu dapat menggunggah berkas CU3ER.swf dari halaman Setup plugin CU3ER. Plugin tersebut akan meminta informasi akun CU3ER. Berikan informasi akun CU3ER yang sudah dibuat dan setelah itu baru kamu dapat mengunduh paket CU3ER. Paket CU3ER yang diunduh mengandung instruksi bagaimana mengedit berkas .xml untuk konfigurasi dan menambahkan gambar yang diperlukan untuk mengatur image slider yang diperlukan dalam membuat proyek CU3ER. Jika mendaftar akun CU3ER FREE bukan yang PRO, maka kamu harus melakukan ini secara manual.

Gambar Menu Add New CU3ER project
Gambar Dari getcu3er.com

Cara termudah untuk melakukan ini adalah dengan mengambil contoh proyek CU3ER dan menggunakan berkas .xml yang sudah disediakan. Dengan begitu yang perlu dilakukan hanyalah mengganti gambar yang ingin digunakan pada image slider. Contoh proyek CU3ER yang tersedia adalah dalam bentuk berkas kompresi .zip. Bukalah berkas ini dan ganti gambarnya dengan gambar yang diinginkan. Biarkan berkas konfigurasi .xml. Lalu kompresi lagi gambar beserta berkas .xml kedalam berkas arsip kompresi .zip.

Sekarang buka WordPress dan impor proyek .zip yang sudah kamu modifikasi melalui menu CU3ER -> Add New. Dari halaman Add New, beri nama proyek pada kolom Name dan masukkan berkas .zip dengan menekan tombol Browse. Pilih berkas .zip yang sudah dimodifikasi dan tekan tombol Add CU3ER untuk mengunggah proyek CU3ER ke WordPress.

Setelah proyek siap, maka kamu dapat menampilkan image slider pada halaman apapun dari situs WordPress milikmu dengan menggunakan shortcode:

[CU3ER slideshow=’id-proyek”]

Memang terlihat relatif rumit untuk mempersiapkan sebuah proyek CU3ER, namun sebenarnya kalau kamu coba melakukannya sendiri, prosesnya tidaklah serumit yang dikira.

Kategori
Wordpress Plugins

Membuat Menu Administrasi Kustom

Gambar Dashboard dengan Menu Navigasi
itx.web.id Dashboard dengan Menu Navigasi Disebelah Kiri

Panel administrasi adalah tempat dimana kamu dapat mengakses dan mengatur seluruh fungsionalitas dari WordPress. Halaman pertama yang diakses oleh pengguna ketika login ke WordPress adalah Dashboard. Dari dashboard inilah pengguna dapat berpindah dari satu halaman administrasi ke halaman administrasi yang berbeda dengan menu navigasi yang ada disebelah kiri setiap panel administrasi.

Menu ini sudah diatur sedemikian rupa berdasarkan grup agar pengguna dapat dengan mudah menggunakannya. Jika diperhatikan, menu navigasi dikiri halaman administrasi selalu sama meskipun berganti halaman administrasi. Keseragaman ini membuat pengguna tidak perlu berpikir lama untuk menentukan menu apa yang dipilih, karena menu navigasi selalu sama baik itu pengelompokannya, urutannya, dan nama menunya. Menu ini sudah dapat mencukupi kebutuhan dari sebagian besar pengguna WordPress. Namun ada beberapa pengguna yang mungkin membutuhkan menu navigasi berbeda dari yang disediakan oleh instalasi standar WordPress.

Untuk pengguna ini ada Admin Menu Editor. Admin Menu Editor adalah plugin yang memungkinkan pengguna untuk mengedit menu navigasi pada halaman administrasi WordPress. Dengan plugin ini, pengguna dapat mengubah urutan menu, menyembunyikan yang tidak diperlukan, mengubah nama menu yang ada, dan menambahkan menu kustom. Instal dan aktifkan plugin ini dan atur menu kustom dari Settings -> Menu Editor.

Berikut ini adalah fitur lengkap dari Admin Menu Editor:

  • Mengubah urutan menu melalui dukungan drag & drop.
  • Mengubah grup dari menu individu dengan dukungan cut & paste.
  • Mengedit menu standar seperti mengubah namanya, hak aksesnya, dan ikonnya.
  • Menyembunyikan menu yang tidak diperlukan agar panel administrasi lebih ringkas.
  • Dan yang paling penting, menambahkan menu kustom baik itu ke halaman administrasi tertentu maupun ke halaman eksternal.

Bagi pengguna yang membutuhkan dukungan profesional, terdapat juga versi pro dari Admin Menu Editor. Fitur dari versi pro yang menarik adalah pengguna dapat menyimpan konfigurasi menu mereka, dan mengekspornya dalam bentuk berkas. Berkas yang sama juga dapat diimpor dari situs WordPress yang berbeda. Sehingga pengguna tidak perlu lagi membuat ulang menu kustom yang sama. Fitur lainnya dari versi pro adalah dukungan shortcodes dan kemampuan untuk menampilkan menu pada jendela baru di browser.

Admin Menu Editor juga mendukung WordPress Multisite. Instal saja plugin tersebut sebagai plugin global. Dengan begitu akan mengaktifkan plugin untuk semua blog/situs dan pengguna sekaligus. Satu hal yang perlu diperhatikan kalau ingin menggunakan Admin Menu Editor adalah, plugin ini memerlukan PHP 5 agar dapat berjalan dengan baik. Pastikan web hosting yang digunakan mendukungnya.

Kategori
Wordpress Plugins

Posting Source Code dalam WordPress MUDAH dengan SyntaxHighlighter

Studi Kasus : Menggunakan plugin SyntaxHighlighter untuk menulis kode program dalam postingan WordPress

Requirements : WordPress bundle, download here. and SyntaxHighlighter, download here.

Adakalanya kita akan membutuhkan untuk menulis kode program (sourcecode) dalam postingan di WordPress kita. Hal ini misalkan ketika kita menulis suatu tutorial untuk bahasa pemrograman tertentu. WordPress sendiri sebenarnya telah menyediakan fasilitas untuk menuliskan kode program seperti ini yaitu dengan menggunakan syntax,

<code> your code here </code>

Sebenarnya fasilitas tersebut dapat berjalan dengan baik dalam menampilkan kode anda, namun mungkin anda tidak akan begitu menyukainya karena tampilannya yang… tidak begitu bagus. Kecil kecil, dan berwarna sama untuk semua kode. Seperti ini,

Kalau anda memang tidak menyukai hal tersebut, mungkin anda harus mencoba plugin WordPress satu ini. Syntax Highlighter. Menulis kode program menggunakan plugin ini akan memberi keuntungan diantaranya,

  1. Terdapat penomoran didepan setiap baris code –> Hal ini memudahkan apabila anda ingin memberi penjalasan terhadap kode tersebut.
  2. Berwarna-warni –> Jadi akan lebih jelas bagian kodenya, mana yang merupakan variabel, mana yang komentar, dll
  3. Ukuran font standar –> Enak dibaca. Tidak terlihat njlimet seperti kode program biasanya πŸ˜€
  4. Bisa dikustomisasi (diatur sendiri) dengan banyak pilihan opsional. Misal, code bisa diberi highlight.


Step 1 : Instalasi Syntax Highlighter

  1. Download plugin syntaxhighlighter dari sini
  2. Mulai instalasi. Login ke halaman wordpress anda, maka anda akan diarahkan ke halaman dashboard
  3. Pilih menu Plugins pada samping kiri halaman WordPress anda.
  4. Pilih tab Add New
  5. Pada menu Install Plugin, pilih tab Upload.
  6. Browse file zip syntaxhighlighter plugin hasil download, kemudian klik Install Now
  7. Maka akan ditampilkan konfirmasi sukses instal seperti gambar dibawah.
  8. Klik Activate Plugin untuk langsung mengaktifkan plugin tersebut.


Step 2 : Penggunaan Plugin

  1. Lakukan posting baru dengan memilih menu Posts – Add New
  2. Ketikkan contoh berikut ini pada halaman HTML editor (bukan halaman Visual Editor). Lihat gambar dilingkari merah,

  3. Sesimple itu saja. Pilih publish dan anda akan melihat tampilan seperti berikut,

Untul lebih lengkapnya plugin ini mendukung bahasa pemrograman mulai dari actionscript3, bash, coldfusion, cpp, csharp, php, css, xml, javascript, java, perl, sql.. hingga phyton πŸ˜€ untuk lebih lengkapnya plugin ini mendukung bahasa apa saja lihat disini.

Step 3 : Kustomisasi Plugin

Dengan plugin ini, anda juga bisa mens-kustomisasi tampilan source code dengan berbagai pilihan opsional. Salah satu pilihan opsional adalah anda bisa memberi highlight pada baris tertentu pada code. Contoh,

Code –>

Hasil –>

Dan masih banyak pilihan opsional yang bisa anda coba sendiri. Anda bisa mengetahui berbagai pilihan opsional tersebut di sini.

Selamat mencoba πŸ˜€ happy WordPress-ing πŸ˜€

Kategori
Wordpress Plugins

Konversi WP Post ke PDF

WP to PDF image

WordPress adalah platform yang dapat memudahkan kamu untuk menerbitkan konten di Internet. Kamu dapat dengan mudah menulis pos, menambahkan gambar, menyisipkan berkas menggunakan WordPress. Konten sangat penting karena itulah yang dapat menarik perhatian pengunjung untuk berlama-lama berada di situsmu.

Semakin disiapkan dengan baik, maka semakin besar kemungkinan pembaca akan menyukai konten yang kamu terbitkan. Ini juga dapat membuat pembaca ingin menyimpan konten yang mereka sukai dari situsmu kedalam komputer mereka.

Pilihan termudah untuk menyimpan konten kedalam komputer dari suatu situs adalah dengan menggunakan menu Save As pada peramban. Peramban akan menyimpannya sebagai berkas html lengkap dengan dokumen pendukung seperti gambar dalam folder terpisah. Beberapa peramban seperti Internet Explorer dan Opera bahkan menyediakan format ringkas yang akan menyimpan halaman web dan dokumen pendukungnya dalam satu berkas, yaitu berkas mht. Akan tetapi berkas mht ini tidak tersedia pada peramban lainnya secara default. Jadi pilihan dalam menyimpan halaman web kembali lagi ke berkas html + folder.

Ini adalah pilihan yang kurang ringkas, karena untuk menyimpan satu halaman web yang sama diperlukan dua buah item, yaitu berkas html dan folder pendukungnya. Akan sangat menyenangkan jika situs yang pembaca kunjungi menyediakan dokumen tunggal dari halaman web.

Ya, kamu bisa melakukan itu dari situs WordPress milikmu dengan melakukan konversi halaman web ke pdf dengan plugin WP Post to PDF. PDF menjadi pilihan format yang masuk akal untuk kamu sediakan, karena itu adalah format populer. Sebagian besar pengunjung biasanya sudah mempunyai pdf reader terinstal pada komputer mereka.

Gunakan WordPress built-in installer untuk menginstal plugin WP Post to PDF dengan mudah. Jika lebih memilih untuk menginstal secara manual, kamu dapat memperoleh plugin tersebut dari WordPress plugin directory. Setelah kamu menginstal dan mengaktifkan WP Post to PDF, maka akan terdapat ikon pdf disebelah kanan halaman web dan wp pos. Pengunjung sekarang sudah bisa mengunduh konten dari situsmu sebagai berkas pdf.

WP Post to PDF dibuat oleh Neerav Dobaria.

Kategori
Wordpress Plugins

Membuat Form pada WordPress dengan plugin CForms

Studi Kasus : Membuat form pendaftaran dengan plugin CForms.

Kebutuhan : CMS WordPress, already installed. CForms Plugin, download disini.

Content Management System sejatinya membuat kita dapat mendevelop website / blog dengan lebih personalize, namun tetap semudah membuat blog. Kekurangan dari sebuah CMS, kita belum tentu dapat mengoprek seluruh code-nya… jadi… CMS tidak akan memberikan apa yang kita mau seperti ketika kita mendevelop website from the scratch (alias coding dari nol…).

Disinilah plugin berperan. Kita masih dapat membuat website CMS kita dengan lebih personalize menggunakan plugin. CForms merupakan salah satu plugin wordpress yang membantu kita dalam membuat form, sebagai contoh membuat form kontak, form pendaftaran, dll.

Here we go..

Step 1 : Instalasi CForms

  1. Masuk ke dashboard halaman wp-admin wordpress, pilih menu Plugins.
  2. Klik add new.
  3. Pada menu install plugin, pilih tab upload.
  4. Browse file zip cform plugin yang telah di download.
  5. Lalu pilih install now.
  6. Maka akan ditampilkan konfirmasi sukses instal seperti gambar dibawah.

    Install cforms success
  7. Klik activate plugin.
  8. Setelah plugin aktif, akan muncul menu baru dalam dashboard halaman wordpress seperti gambar dibawah.

    cformsII menu

Step 2 : Membuat Form

  1. Masuk ke dashboard, menu cformsII, pilih Form Settings.
  2. Pada kolom Form Name, buat form baru dengan nama formdaftar, seperti pada gambar dibawah.

    form name
  3. Pada sample form, sudah terdapat field-field default seperti pada gambar dibawah. Anda bisa menambahkan sendiri field dengan mengklik tombol add dibawah deskripsi field-field (lingkaran merah ke 1 pada gambar), kemudian mengatur sendiri tipe – tipe field yang diinginkan. Untuk me-remove field, klik pada tombol remove (lingkaran merah ke 2 pada gambar).
  4. Untuk mengedit field, klik tombol edit seperti dibawah (lingkaran merah ke 3 pada gambar).

    Fields Setting
  5. Untuk validasi field, atur pada bagian samping kanan field. Misal, apabila field email, maka beri centang pada setting-an validasi email. Lihat gambar dibawah.

    Field Validation
  6. Update settings (tombol bagian kanan).

Step 3 : Setting Admin Email.

Pada cform, isian form akan dikirimkan via email. Admin email adalah alamat email yang akan menerima isian dari form hasil submit pengguna.

  1. Masuk ke menu Form Settings – Admin Email Message Option
  2. Pada kasus ini kita akan membuat isian form dikirimkan ke email saya, dan email juga berasal dari saya (menggunakan satu email untuk mengirim dan menerima). Atur seperti gambar dibawah, sesuaikan dengan akun email anda.

    Admin Email Setting
  3. Update Settings.

Step 4 : Setting Mail Server

  1. Masuk ke menu Global Settings – Mail Server Settings
  2. Isikan seperti gambar dibawah (sesuaikan dengan akun email anda – untuk setting server, anda bisa meng-google nya. Berikut adalah contoh setting jika anda menggunakan account Yahoo untuk admin email)

    Mail Server Setting
  3. Update Settings.

Step 5 : Memasang Form

  1. Masuk ke Post atau Page dimana anda ingin memasang form daftar.
  2. Maka akan muncul tombol baru cform didereten pengaturan penulisan post seperti pada gambar.

    cforms button
  3. Klik pada tombol tersebut, dan pilih form yang ingin di-insert-kan pada post/page tersebut.

    Insert Form to Post
  4. Klik Publish.

Step 6 : Testing Form

  1. View Post/Page yang berisi formdaftar.
  2. Maka anda akan melihat form anda sudah terbentuk seperti gambar dibawah πŸ™‚

    Form Daftar πŸ™‚
  3. Isi form tersebut, kemudian submit.
  4. Setelah muncul konfirmasi sukses, cek email anda πŸ˜€

    Submission form di Email

p.s. Jika anda tidak menemukan email dari form tersebut, jangan khawatir. Coba cek folder spam. Mungkin nyasar disana πŸ˜€

Happy WordPress-ing ! πŸ™‚