Kategori
WordPress

Posting WordPress via Mobile

Discussion Board : Melakukan posting (serta mengakses wordpress) WordPress via Mobile Devices (studi kasus : via HandPhone)
Requirements : HandPhone yang telah disetting GPRS nya sehingga dapat digunakan untuk berinternet ria, selain itu terdapat browser yang dapat digunakan untuk berinternet via handphone. WordPress.Com account

WordPress adalah layanan blogging yang sebenarnya, cukup memberikan perhatian atas kenyamanan anda. Sebagai contoh, fitur mobile (kalau bisa disebut fitur) ini telah ada sejak lama, namun masih banyak orang yang belum menggunakannya, bahkan mungkin belum tahu. WordPress telah lama memiliki fitur WordPress Mobile, dimana apabila anda mengakses account WordPress.com anda via mobile, secara otomatis anda akan di redirect ke halaman WordPress mobile (m.wordpress.com), tapi tentu saja, tampilan halaman WordPress anda akan disesuaikan dengan kemampuan mobile devices untuk menampilkan halaman WordPress anda (hanya beberapa layanan penting seperti posting, melihat traffic / stat, sedangkan untuk settingan – settingan yang lain yang lebih kompleks tentu saja anda tetap harus mengaksesnya via komputer)

Ok, kita akan fokus untuk studi kasus kali ini yaitu melakukan posting blog lewat mobile devices

Bagaimana cara kita melakukan posting via mobile?
1. Pergi ke WordPress.com via mobile devices anda. Anda akan diredirect otomatis ke halaman login m.wordpress.com (atau kalau anda tidak diredirect, langsung akses via alamat m.wordpress.com). Masukkan username dan password WordPress anda. kemudian klik Login.

2. Anda akan diredirect ke halaman Tab Stat. Disini anda bisa melihat traffic/stat dari blog WordPress anda dengan tampilan yang cukup sederhana. Klik tab Post (atau arahkan / sorot tab post dengan keypad handphone anda) untuk melakukan posting

3. Anda diarahkan ke halaman posting. Isikan postingan anda dihalaman ini.

Untuk penulisan kategory dan tag –> pisahkan penulisan kategori dan tag dengan tanda comma (,). Ingat, untuk kategori pastikan anda menuliskan kategori yang telah ada di wordpress anda, kalau tidak, WordPress akan menganggap kategori yang anda tuliskan sebagai kategori baru.
4. Klik Publish, untuk mempublish postingan anda. Atau pilih save as draft untuk menyimpan postingan sebagai draft.

p.s. Tapi tentu saja, fitur – fitur posting yang lebih lengkap (upload image, music, file, dan settingan – settingan yang lain) tidak semua bisa anda temukan disini. WordPress mobile mengedepankan kemudahan dan kesederhanaan untuk tetap blogging melalui mobile devices. Post via mobile mengedepankan ke-simple-an dalam berposting, namun cukup meng-cover kebutuhan dalam berposting (title and body post, categories, and tag.)

Happy WordPress-ing (via mobile) ! 😀

Kategori
WordPress

Dasar WordPress.com: Membagi Tulisan

Membuat tulisan di dalam sebuah blog memiliki tantangannya sendiri. Berbeda dengan tulisan yang dibuat secara cetak, tulisan dalam media online yang mengharuskan pembaca berdiam diri cukup lama di depan layar monitor membuat kita harus sebisa mungkin menghasilkan tulisan yang tidak membosankan, tidak melelahkan, dan tidak menyiksa pembaca. Sebagai seorang penulis, tentunya kita ingin tulisan kita benar-benar dibaca, bukan sekadar dilihat awal dan akhirnya. Oleh karena itu, tulisan kita pun harus dibuat sedemikian rupa sehingga pembaca tidak merasa kalau membaca tulisan kita adalah membuang waktu. Dengan kata lain, kita usahakan agar tulisan kita tidak terlalu panjang.

Lalu, bagaimana kalau sudah telanjur panjang?

Tentunya satu-satunya solusi untuk permasalahan ini adalah dengan membagi tulisan tersebut. Ya, pada WordPress.com kita bisa memotong beberapa bagian dari tulisan panjang kita menjadi beberapa bagian yang lebih pendek tanpa perlu menggunakan plug-in apa pun.

Membagi Tulisan
Membagi Tulisan

Pada kesempatan kali ini, kita akan membagi tulisan menjadi beberapa bagian. Tidak hanya dua, tapi juga bisa lebih dari itu. Dengan cara ini, kita akan mendapatkan hasil akhir seperti gambar di atas. Contoh tersebut menunjukkan kalau tulisan dibagi menjadi tiga halaman, sehingga angka yang muncul adalah angka satu hingga tiga.

Baiklah. Langsung saja kita simak bersama cara mudah untuk membagi tulisan panjang menjadi beberapa bagian pendek.

Siapkan tulisan panjangnya
tentunya kita harus menyiapkan terlebih dahulu tulisan panjang yang akan kita bagi. Pastikan tulisan tersebut benar-benar panjang dan layak untuk dibagi menjadi beberapa bagian. Tentu kita tidak mau beberapa bagiannya terlihat terlalu sedikit. Meskipun tidak ada larangan mengenai hal ini, tapi hasil pembagian yang terlalu pendek tidak terlalu sedap dipandang mata.

Masukkan kode rahasianya
Di dalam WordPress.com kita bisa menggunakan salah satu kode yang bisa digunakan untuk membagi tulisan, yaitu dengan menggunakan:

<!--nextpage-->

Kode tersebut bisa digunakan sebanyak mungkin (sesuai kebutuhan) di dalam WordPress.com text editor pada HTML View. Tapi sebelum itu, pastikan kalau kita meletakkan kode tersebut pada bagian yang tepat.

Simpan tulisannya dan lihat hasilnya
Lengkapi hal-hal lainnya seperti kategori dan tag. Kemudian, akhiri dengan menekan tombol PUBLISH sebagai pernyataan kalau kita menyebarluaskan tulisan tersebut. Sekarang kita akan melihat bahwa tulisan panjang yang kita masukkan semula telah terbagi menjadi beberapa bagian yang lebih pendek.


Kategori
Wordpress Plugins

Growmap Anti Spambot

Anti Spambot
Anti Spam - Google Images

Growmap Anti Spambot merupakan salah satu plugin anti spam yang cukup tangguh dalam mengatasi komentar spam yang dihasilkan oleh spammer maupun bot spam. Selain tangguh dalam mengatasi spambot, plugin growmap anti spambot juga sangat mudah dalam penggunaannya. Kita tak perlu lagi membaca kode chaptcha yang terkadang rumit untuk dibaca. Dengan plugin growmap anti spambot, pengunjung tinggal memberikan tanda centang di kotak yang telah disediakan sebelum mensubmit komentar yang akan diberikan.

Kategori
Wordpress Plugins

Menggunakan Custom Post Type

Meskipun WordPress dimulai sebagai platform untuk blogging, namun dalam perkembangannya kini telah menjadi Content Management System (CMS) lengkap. Salah satu fitur yang membuat WordPress sebagai CMS adalah Custom Post Type.

Ketika menggunakan WordPres sebagai platform blogging, kamu dapat menemui post type yang umum pada platform blogging lainnya, yaitu blog post atau yang juga disebut dengan blog entry pada platform tertentu. Namun CMS harus dapat mengakomodasi post types yang lebih luas lagi, seperti berita, artikel, kutipan, dll. Disinilah Custom Post Type berperan.

Untuk alasan kemudahan manajemen situs, sebaiknya kamu menginstal Custom Post Type UI. Custom Post Type UI adalah plugin WordPress untuk menambah, mengedit, dan menghapus Custom Post Types dengan halaman administrasinya sendiri. Keuntungan menggunakan Custom Post Type UI adalah, kamu hanya perlu mengatur custom post type sekali saja, bukannya berulang-ulang mengaturnya melalui halaman Add New Post.

New Custom Post Type
New Custom Post Type

Buka panel administrasi dan pilih menu Settings > Custom Post Type UI. Kamu akan menemui halaman baru berisi semua kolom yang dibutuhkan untuk membuat Custom Post Type baru. Isilah kolom tersebut seperti contoh diatas dan tekan tombol Create Custom Post Type untuk menyimpan perubahan.

Custom Post Type Menu
Custom Post Type Menu

Custom Post Type yang baru kamu buat akan segera ditambahkan ke menu di panel administrasi, sehingga kamu dapat mengaksesnya langsung. Buatlah Custom Post Type lainnya sesuai yang dibutuhkan oleh situsmu. Selanjutnya apabila kamu ingin membuat konten baru berdasarkan post type tertentu cukup mengaksesnya dari menu saja.

Kategori
WordPress

Apa itu FireSheep dan Bagaimana Mengamankan WordPress dari FireSheep

Otentikasi suatu situs melibatkan proses enskripsi untuk mengacak informasi login yang diberikan melalui Internet. Ini adalah prosedur standar dan didukung oleh hampir semua platform penerbitan termasuk WordPress. Namun untuk hal lainnya, enskripsi bukanlah fitur default, seperti untuk cookie.

Ketika pengguna melakukan login dengan menggunakan username dan password, web server akan mengecek informasi ini untuk menentukan apakah akun tersebut adalah akun yang valid. Jika memang valid, web server akan membalas dan menaruh cookie pada browser untuk melacak sesi login pengguna. Meskipun informasi login dienskripsi, tapi cookies tidak.

Dari celah inilah FireSheep bekerja. FireSheep adalah add-on untuk Firefox yang dapat menyadap jaringan wifi untuk mencari cookies. Sekarang ini sangat mudah menemukan jaringan wifi terbuka seperti di pusat perbelanjaan, restoran, kedai kopi, dll. Pengguna FireSheep cukup duduk dan mengaktifkan FireSheep. Jika ada situs yang tidak aman, maka FireSheep akan menampilkan nama dan foto dari akun yang berhasil disadapnya. Dengan hanya mengklik nama/foto itu, maka FireSheep dapat login dengan akun tersebut.

FireShip User Interface
FireShip User Interface

Berikut ini ada beberapa tips untuk melindungi pengguna WordPress dari FireSheep:

  • Jangan gunakan wifi publik
  • Gunakan add-ons untuk memaksa FireFox menggunakan jalur aman

Terakhir dari sisi situs WordPress itu sendiri, administrator bisa memaksa WordPress untuk menggunakan akses aman via SSL dengan menambahkan perintah konfigurasi berikut ini di berkas wp-config.php:

# Mengamankan sesi login
define(‘FORCE_SSL_LOGIN’, true);

# Mengamankan panel administrasi
define(‘FORCE_SSL_ADMIN’, true);

Dua perintah konfigurasi tersebut adalah pilihan yang baik untuk mengamankan situs WordPress. Untuk menggunakannya, kamu harus memastikan bahwa penyedia jasa hosting mendukung SSL. Konsultasikan ini dengan penyedia jasa hosting-mu.

Kategori
Wordpress Plugins

Buka Tokomu Sendiri dengan MarketPress

Keranjang Belanja

Gambar oleh Greg

Setiap orang mempunyai definisi yang berbeda mengenai WordPress. Tergantung untuk keperluan apa mereka menggunakannya. Bagi sebagian orang, WordPress adalah alat buat menulis blog. Bagi yang lain, WordPress adalah sebuah CMS. Ada juga yang menganggap WordPress itu adalah platform jejaring sosial.

Sekarang WordPress mempunyai definisi baru, yaitu sebagai platform e-commerce. Iya, platform yang kamu gunakan untuk membuat toko daring. Dua hari yang lalu atau tepatnya pada tanggal 22 September, situs WPMU mengumumkan peluncuran MarketPress. Itu adalah plugin baru untuk WordPress yang dapat mengubah situs milikmu menjadi situs e-commerce.

MarketPress dapat bekerja dengan WordPress, MultiSite, dan BuddyPress. Kamu dapat membuka satu toko atau beberapa toko sekaligus menggunakan MultiSite. Fitur yang ditawarkan oleh MarketPress sebanding dengan yang kamu temui pada situs E-Commerce seperti Etsy atau Shopify.

Jadi kamu akan menemui fitur wajib dari platform e-commerce, seperti:

  • Shopping cart
  • Product list
  • Product categories
  • Product tag cloud

Fitur lengkap dari MarketPress dapat kamu lihat di WPMU DEV.

Sebenarnya WordPress sebagai platform e-commerce bukanlah hal yang baru. Sudah ada beberapa plugin sebelumnya yang memberikan fitur semacam itu. Akan tetapi baru kali ini plugin e-commerce didesain untuk kompatibel dengan WP MultiSite dan BuddyPress tanpa perlu kustomisasi tambahan.

Jika ingin mengetahui seperti apa situs WordPress yang sudah dilengkapi MarketPress, kamu dapat melihat demonya di www.wp-ecommerce.org. Jika sudah akrab, maka buka tokomu sendiri dengan MarketPress yang dapat diunduh dari WPMU DEV (harus gabung jadi anggota dulu).

Kategori
WordPress

dari WordPress.Com, ke WordPress.Org

WordPress.ORG

WordPress.COM

Sebenarnya, apa bedanya blogging dengan kedua fasilitas diatas? Silakan googling kalau ingin mengetahui definisi kedua istilah tersebut secara lengkap, mungkin Wikipedia akan menjelaskannya dengan rinci, hahaha. Saya sendiri tidak pernah googling tentang perbedaan keduanya. Menurut pengertian saya, ringkasnya :

WordPress.COM –> harus ONLINE. Dapat domain gratis dengan akhiran wordpress.com. Contohnya, www.sapijantan.wordpress.com

WordPress.ORG –> sebuah CMS (seperti Joomla, Drupal, dll) yang anda download, kemudian anda install sendiri. Setelah itu anda harus meng-upload nya pada sebuah hosting. Domain juga anda biasanya harus membelinya.

Kenapa WordPress.Org ?

Dari sapijantan.wordpress.com, anda bisa beralih ke sapijantan.com. Keren, bukan? Dan ingat, tetap menggunakan WordPress. Jadi dapat disimpulkan bahwa WordPress.Org merupakan layanan yang diberikan wordpress untuk menggunakan wordpress namun dengan hosting dan domain kita sendiri, bukan milik WordPress. Apa keuntungannya? Tentu saja dengan menggunakan WordPress.Org website/blog yang anda buat bisa lebih di customizable. Dan masih banyak keuntungan lain. Hohohoh.

Ini adalah kutipan dari WordPress.Org,

WordPress is web software you can use to create a beautiful website or blog. We like to say that WordPress is both free and priceless at the same time.

Okelah, mari kita mulai instal.

Studi Kasus : Menginstall CMS Wordpress di Localhost

Kebutuhan :

  1. Paket Webserver+PHP_Mysql, karena lagi-lagi kita akan mencoba menginstal wordpress di server lokal/ localhost. Bisa anda dapatkan di AppServ atau EasyPHP atau yang lainnya.
  2. CMS WordPress, download di sini.

Praktik 1 : Menyiapkan Database

  1. Buat database bernama wordpress dengan menggunakan phpmyadmin atau mysql command prompt.

    Membuat DB dengan phpmyadmin
    membuat DB dengan phpmyadmin
  2. Biarkan database kosong, anda tidak perlu membuat tabel dan sejenisnya.

Praktik 2 : Instalasi WordPress

  1. Ekstrak file rar hasil download dari WordPress.Org ke dalam document root anda.
  2. Rename folder hasil ekstrak-an dengan nama wordpress (sebenarnya anda bisa menggunakan nama lain, namun untuk kebutuhan praktikum kali ini lebih baik kita gunakan nama yang sama saja, biar lebih gampang. Oke oke )
  3. Buka http://localhost/. Klik pada folder wordpress untuk mulai menjalankan instalasi

    Index Localhost
  • Menginstall WordPress
  • Gambar dibawah menunjukkan cara penginstalan step-by-step nya. Oh oh jangan khawatir, untuk petunjuk instalasi per-step ada dibawah gallery gambar. Ok, selamat mencoba.


    Petunjuk Instalasi WordPress

    1. Klik pada create configuration file untuk membuat file konfigurasi wordpress yang akan kita install.
    2. Akan muncul keterangan yang mengarahkan anda untuk mengisi keterangan mengenai database. Oke, pilih let’s go!
    3. Mengisi setting database kita, isikan seperti pada gambar Step 3 diatas. Kalau sudah, klik submit.Database name : wordpressUsername : sesuaikan dengan setting mysql anda. Biasanya root

      Password : sesuaikan dengan setting mysql anda. Kenapa pada gambar diatas password dikosongi? Karena saya tidak menggunakan password pada mysql saya 🙂

      untuk database host dan table prefix biarkan default

    4. Klik pada Run the install
    5. Mengisi setting website yang akan kita buat dengan wordpress. Anda bisa mengisinya dengan sesuka anda, kalau bingung, anda bisa menggunakan contoh pengaturan saya. Klik install wordpress setelah anda selesai mengisi form. Site title : Wiwik’s Personal PageUsername : adminwiwik

      Password : adminwiw1k (tuliskan dua kali)

      email : wiwik@admin.com

    6. TADAAAAAAA. Sukses !! Anda telah berhasil menginstall wordpress pada localhost. (Yok, makan-makan dulu…). Untuk mulai login, klik login.
    7. Masukkan username dan password (seperti settingan pada Step 5). Klik login.
    8. Anda akan diarahkan ke dashboard wordpress. Sampai disini, anda bisa mulai posting, mengatur tema, dan lain lain seperti kegiatan anda di wordpress.com 🙂
    9. Untuk melihat “hasil”nya, pergi ke http://localhost/wordpress/
    Step 9

    Hohoho. Sekarang anda bisa bermain-main dengan wordpress pada server lokal anda. Jika anda ingin menggunakannya benar-benar, tentu saja anda harus meng-uploadnya di hosting. Hosting biasanya berbayar, namun ada juga yang gratisan. Jika anda ingin mencoba, silakan gunakan yang gratisan terlebih dulu seperti di byethost atau freehostia.

    Oke, happy WordPress-ing! Keep Blogging! 😀

    Kategori
    WordPress

    Dasar WordPress.com: Surprise Me (Fun Mode)

    Saya kira banyak pengguna yang masih bertanya-tanya akan fungsi yang terdapat di WordPress.com ini. Surprise Me (Fun mode), untuk apa? Kedengarannya menarik. Dan benar saja. Setelah saya melakukan blog-walking dan mencarinya melalui Google, banyak di antara pengguna WordPress.com yang penasaran akan kegunaan “sesuatu” ini. Mereka mempertanyakan kejutan apa yang akan WordPress.com berikan kepada mereka. Dan kiranya tak banyak di antara mereka yang paham, mengapa mereka harus mencentang atau tidak mencentang check-box Surprise Me (Fun mode) ini.

    Surprise Me
    Surprise Me

    Dimana saya bisa menemukan Surprise Me (Fun Mode)?

    Dari tampilan Dashboard pilih Users > Personal Settings, maka Anda akan menemukan bagian seperti gambar di atas. Dalam keadaan default, check-box fasilitas ini tidak tercentang.

    Apa yang akan terjadi jika saya centang check-box itu?

    Jika Anda centang check-box Surprise Me (Fun mode), maka terdapat perubahan tampilan pada editor post. Perhatikan dua gambar berikut:

    Post Awesome N
    Jika Surprise Me (Fun Mode) tidak dicentang
    Post Awesome Y
    Jika Surprise Me (Fun Mode) dicentang

    Pengaruhnya akan muncul pada kemunculan check-box lain di editor post bernama This post is super-awesome. Dan sesungguhnya inilah pertanyaan besarnya…

    Apa yang akan terjadi jika check-box “This post is super-awesome” dicentang?

    Tak banyak orang yang tahu. Sebagian besar dari mereka mencentangnya karena ingin tahu kejutan apa yang akan diberikan WordPress.com. Saya sendiri juga begitu pada awalnya. Kemudian karena tidak ada perubahan apapun (saat itu saya tidak sadar dengan kemunculan check-box tambahan di editor post), saya pun melupakannya. Bahkan ketika kejutan itu muncul, saya tidak tahu kalau itulah kejutan yang dimaksud oleh WordPress.com

    Jadi, apa kejutannya?

    Memang kemunculan kejutan ini jarang. Hanya pada kesempatan tertentu Anda akan mendapatkan kejutan itu.

    Kejutan hanya muncul saat Anda mengakses post dengan check-box tercentang. Jadi jika Anda tidak menghendaki kejutan itu muncul, jangan dicentang.

    Please, apa kejutan yang membuat orang penasaran itu?

    Video. Ya, kemunculan video unik yang tiba-tiba. Menurut WordPress.com, kita adalah orang yang sangat beruntung karena melihat video yang sangat jarang itu. Mengapa? Karena kita hanya mendapatkan sekali kesempatan untuk melihat video itu. Kalau pun kita melihat video yang sama pad akesempatan berikutnya, pasti rentang waktunya cukup jauh.

    Di bawah video tersebut ada ltautan yang akan membawa Anda ke suatu halaman. Saya lupa seperti apa detilnya. Yang jelas kita diberi selamat oleh WordPress.com karena menjadi orang yang beruntung karena melihat video tersebut. Di sana kita bisa memberikan masukan video lainnya kepada WordPress.com sebagai kejutan.

    Lalu…

    Saya termasuk orang yang tidak tertarik dengan kejutan tersebut. Saya baru menyadari kalau video itulah yang dimaksud WordPress.com sebagai kejutan, setelah saya berulang kali menutupnya setiap video itu muncul.

    Menurut saya, video itu justru mengganggu aktivitas blog saya. Maka saya pun menghilangkan centang di check-box Surprise Me (Fun Mode).

    Kategori
    WordPress

    Mengapa harus merelease theme WordPress Gratis?

    Karena semua orang suka yang gratis. Begitulah, gratis itu disukai oleh semua orang.

    Hebatnya, jika kita memberi sebenarnya kita menerima. Cobalah tengok grafik di Site Statsnya itx.web.id:

    Nampak Terjadi lonjakan trafik yang sangat signifikan saat aku merelease theme Calotropis pada tanggal 29 Mei. Dari yang biasanya 10-an kunjungan menjadi 100-an kunjungan per hari. Note: nampak ada lonjakan di tangal 21 Mei karena saat itu Smart sedang error dan banyak orang ingin tahu kenapa.

    Ditambah lagi dengan trafik yang masuk ke calotropis.itx.web.id :

    Trafik ke situ sempat melonjak dari nol sampai menjadi 400 kunjungan dalam sehari.

    Banyak trafik so what?

    Semua orang suka menjadi terkenal bukan?!  (lol)  Dan ada banyak hal yg bisa dilakukan saat trafiknya banyak : -D … you name it!

    Tidak cuma itu trafik yang melonjak, backlink ke sini pelan-pelan tapi pasti terus bertambah banyak. Seperti diketahui, makin banyak backlink, makin tinggi pula PageRank.

    Trus ngapain kalo PageRank tambah?

    Ada deeeeh (evilsmirk) .

    Mengapa musti GPL?

    ya biar bisa masuk WordPress Themes Directory. Di situ adalah tempat terbaik mempromosikan theme gratisan. Cobalah tengok themes2 direktori lain atau website temen-temen yang menaruh themes-nya hanya di website miliknya saja. Themes mereka didownload paling-paling cuma 300 per bulan. Bandingkan dengan Statistik Calotropis yang angka segitu bisa dicapai dalam sehari saja. Dan saat tulisan ini dibuat (hampir seminggu sejak di-release), sudah didownload hampir 2000 kali.

    Tapi kalo diupload ke situ bukannya kodenya tidak boleh disembunyikan dengan base64_decode()?

    Benar sekali, tapi resiko link ke sini dihilangkan oleh orang-orang nakal itu sangat lebih kecil efeknya dibanding dengan trafik ataupun efek positif lain yang didapat. Dari pada menyelamatkan uang seribu rupiah dari uang sepuluh ribu rupiah yang didapat (sehingga dapatnya 10rb), lebih baik kehilangan seribu rupiah itu untuk mendapatkan uang seratus ribu rupiah (dapatnya 99rb)…. bener khan?!

    Khan tidak boleh ada sponsornya juga?

    Ah, peduli amat, masih ada banyak cara lain selain menjual theme kita ke sponsor…. kapan-kapan aku jelasin deh. :p

    Koq nggak dijual saja? jadi theme premum gituh!

    Aku khan belum terkenal… (blush) . Siapa yang mau beli kalo belum terbukti sebagai pembuat theme yang baik. Yang penting terkenal dulu deh, cari duitnya bisa pake cara lain koq.

    Jadi, kapan mau merelease theme lagi?

    Semoga sebulan sekali bisa release. Soalnya agak susah je, lha nggak make software-software pembuat theme ataupun theme framework apapun.

    So? Mau jadi pembuat theme wordpress gratis?

    Kategori
    WordPress

    3 Langkah Mudah Membuat Child Theme

    Twenty Ten WordPress Theme
    Twenty Ten WordPress Theme

    WordPress child theme adalah tema yang mewarisi fitur dari tema lain (parent theme), kemudian dimodifikasi dan ditambahkan fitur baru ke parent theme. Membuat child theme dapat menjadi rumit, namun kalau kamu hanya ingin mengubah style dari parent theme tanpa menambahkan fitur apapun, maka hal tersebut dapat dilakukan hanya dengan 3 langkah mudah. Untuk contoh akan digunakan tema default untuk WordPress 3.x sebagai parent theme.

    • Langkah 1: Buat Folder untuk Child Theme
    • Buatlah folder baru didalam wp-content/themes/ untuk child theme. Satu hal yang perlu dicatat, meskipun child theme pada dasarnya mewarisi semua fitur dari parent theme, namun folder yang kamu buat harus berada di wp-content/themes/ bukan didalam folder dari parent theme.

    • Langkah 2: Buat Stylesheet
    • Ini adalah stylesheet yang akan membuat tampilan child theme berbeda dari parent theme. Buatlah stylesheet baru dan tambahkan informasi berikut ini di bagian awal stylesheet.

      /*
      Theme Name: Twenty Ten Child Theme
      Theme URI: http: //itx.web.id/
      Description: Child theme untuk Twenty Ten
      Author: Eko
      Author URI: http: //itx.web.id/author/eko
      Template: twentyten
      Version: 0.1.0
      */

      Untuk menggunakan style dari parent theme sebagai basis dan memodifikasinya, kamu cuma perlu mengimpor style dari parent theme:

      /*
      Theme Name: Twenty Ten Child Theme
      Theme URI: http: //itx.web.id/
      Description: Child theme untuk Twenty Ten
      Author: Eko
      Author URI: http: //itx.web.id/author/eko
      Template: twentyten
      Version: 0.1.0
      */

      @import url(“../twentyten/style.css”);

      # Tinggal tambahkan style kustom kamu disini #
      #

      Simpan berkas stylesheet dengan nama style.css dan taruh di folder yang sudah kamu buat untuk child theme. Ketika kamu mempunyai child theme, maka parent theme tidak akan dimuat di panel administrasi WordPress.

    • Langkah 3: Aktifkan Child Theme
    • Langkah terakhir adalah mengetes child theme. Aktifkan child theme seperti kamu mengaktifkan tema lainnya melalui menu Appearance -> Themes.

    Itu saja yang kamu perlukan untuk membuat child theme. Ini adalah panduan cepat untuk membuat child theme. Tentu saja, untuk membuat child theme yang unik, kamu mungkin perlu untuk menambahkan fitur baru yang tidak disediakan oleh parent theme. Itu diluar bahasan yang diulas disini.