Kategori
Wordpress Plugins

Membuat Form pada WordPress dengan plugin CForms

Studi Kasus : Membuat form pendaftaran dengan plugin CForms.

Kebutuhan : CMS WordPress, already installed. CForms Plugin, download disini.

Content Management System sejatinya membuat kita dapat mendevelop website / blog dengan lebih personalize, namun tetap semudah membuat blog. Kekurangan dari sebuah CMS, kita belum tentu dapat mengoprek seluruh code-nya… jadi… CMS tidak akan memberikan apa yang kita mau seperti ketika kita mendevelop website from the scratch (alias coding dari nol…).

Disinilah plugin berperan. Kita masih dapat membuat website CMS kita dengan lebih personalize menggunakan plugin. CForms merupakan salah satu plugin wordpress yang membantu kita dalam membuat form, sebagai contoh membuat form kontak, form pendaftaran, dll.

Here we go..

Step 1 : Instalasi CForms

  1. Masuk ke dashboard halaman wp-admin wordpress, pilih menu Plugins.
  2. Klik add new.
  3. Pada menu install plugin, pilih tab upload.
  4. Browse file zip cform plugin yang telah di download.
  5. Lalu pilih install now.
  6. Maka akan ditampilkan konfirmasi sukses instal seperti gambar dibawah.

    Install cforms success
  7. Klik activate plugin.
  8. Setelah plugin aktif, akan muncul menu baru dalam dashboard halaman wordpress seperti gambar dibawah.

    cformsII menu

Step 2 : Membuat Form

  1. Masuk ke dashboard, menu cformsII, pilih Form Settings.
  2. Pada kolom Form Name, buat form baru dengan nama formdaftar, seperti pada gambar dibawah.

    form name
  3. Pada sample form, sudah terdapat field-field default seperti pada gambar dibawah. Anda bisa menambahkan sendiri field dengan mengklik tombol add dibawah deskripsi field-field (lingkaran merah ke 1 pada gambar), kemudian mengatur sendiri tipe – tipe field yang diinginkan. Untuk me-remove field, klik pada tombol remove (lingkaran merah ke 2 pada gambar).
  4. Untuk mengedit field, klik tombol edit seperti dibawah (lingkaran merah ke 3 pada gambar).

    Fields Setting
  5. Untuk validasi field, atur pada bagian samping kanan field. Misal, apabila field email, maka beri centang pada setting-an validasi email. Lihat gambar dibawah.

    Field Validation
  6. Update settings (tombol bagian kanan).

Step 3 : Setting Admin Email.

Pada cform, isian form akan dikirimkan via email. Admin email adalah alamat email yang akan menerima isian dari form hasil submit pengguna.

  1. Masuk ke menu Form Settings – Admin Email Message Option
  2. Pada kasus ini kita akan membuat isian form dikirimkan ke email saya, dan email juga berasal dari saya (menggunakan satu email untuk mengirim dan menerima). Atur seperti gambar dibawah, sesuaikan dengan akun email anda.

    Admin Email Setting
  3. Update Settings.

Step 4 : Setting Mail Server

  1. Masuk ke menu Global Settings – Mail Server Settings
  2. Isikan seperti gambar dibawah (sesuaikan dengan akun email anda – untuk setting server, anda bisa meng-google nya. Berikut adalah contoh setting jika anda menggunakan account Yahoo untuk admin email)

    Mail Server Setting
  3. Update Settings.

Step 5 : Memasang Form

  1. Masuk ke Post atau Page dimana anda ingin memasang form daftar.
  2. Maka akan muncul tombol baru cform didereten pengaturan penulisan post seperti pada gambar.

    cforms button
  3. Klik pada tombol tersebut, dan pilih form yang ingin di-insert-kan pada post/page tersebut.

    Insert Form to Post
  4. Klik Publish.

Step 6 : Testing Form

  1. View Post/Page yang berisi formdaftar.
  2. Maka anda akan melihat form anda sudah terbentuk seperti gambar dibawah 🙂

    Form Daftar 🙂
  3. Isi form tersebut, kemudian submit.
  4. Setelah muncul konfirmasi sukses, cek email anda 😀

    Submission form di Email

p.s. Jika anda tidak menemukan email dari form tersebut, jangan khawatir. Coba cek folder spam. Mungkin nyasar disana 😀

Happy WordPress-ing ! 🙂

Kategori
PHP

Multi-User Login with PHP and Mysql

Case Study : Creating a Multi-User Login System with PHP and Mysql.

Requirements : Webserver Packages (AppServ, XAMPP, EasyPHP, etc)

Step 1 : Preparing the Database

  1. Prepare a database with the name db_multiuser.
  2. Create a table named tb_user, create the fields – fields like the following picture,

    Struktur Tabel
  3. Insert some sample data to tb_user.
    INSERT INTO `db_multiuser`.`tb_user` (`id`, `username`, `password`, `tipe`) VALUES (NULL, 'ani', 'ani','admin'), (NULL, 'budi', 'budi', 'operator');

Step 2 :Create the configuration file

  1. Type the following script,
    <?php
    $host = "localhost";
    $user = "root"; //adjust to your mysql user

    $pass = ""; //i use no password in my mysql
    $dbName = "db_multiuser";
    mysql_connect($host, $user, $pass);
    mysql_select_db($dbName)
    or die ("Connect Failed : ".mysql_error());
    ?>
  2. Save with the name connect.php
  3. Explanation: connect.php is a configuration file that would link the login system that we created with mysql database.

Step 3 :Create the login form

  1. Type the following script,
    <center>
    <h2> <b> Login Page </b> <h2><form method="post" action="proses.php"><table border="0" align="center" cellpadding="5" cellspacing="8"><tr bgcolor="orange">
    <td> UserName! </td>
    <td> <input name="username" type="text"> </td>
    </tr>
    <tr bgcolor="orange">
    <td> Password ! </td>
    <td> <input name="password" type="password"> </td>
    </tr>
    <tr>
    <td> &nbsp; </td>
    <td> <input name="submit" type="submit" value="login"> </td>
    </tr>
    </table>
    </form>
    </center>
  2. Save with the name formlogin.php
  3. This script will display a login form for username and password fields. Consider the action="proses.php". This shows that the entries from the username and password will be processed (given the action) by proses.php file. This file will be created in the next step.

Step 4 :Create the processing file for login

  1. Type the following script,
    <?php
    session_start(); //startsession
    include "connect.php";//get the username and password from the form
    $username = $_POST['username'];
    $password = $_POST['password'];
    //query for retrieve the user data from database according to username in the form
    $q = "SELECT * FROM tb_user WHERE username = '$username' ";
    $result = mysql_query($q);
    $data = mysql_fetch_array($result);
    //checking the password
    if ($password == $data['password']) {
    //save usertype & username in the session
    $_SESSION['tipe'] = $data['tipe'];
    $_SESSION['username'] = $data['username'];
    include "menu.php";
    }
    //If password doesnt match
    else {
    $warning = "Wrong Username / Password";
    echo $warning;
    }
    ?>
  2. Save with the name proses.php

Step 5 : Make a display special for user

  1. Type the following script,
    <?php
    session_start();
    include "connect.php";
    echo "<center>";
    echo "<h3> Menu </h3>";
    if ($_SESSION['tipe'] == "admin") {
    echo " Anda Login sebagai Admin";
    }
    else if ($_SESSION['tipe'] == "user") {
    echo " Anda Login sebagai User";
    }
    ?>
  2. Save with the name menu.php
  3. Explanation: This script will display the information in accordance with the users who are logged.

Step 6 : Running the Login System

  1. Go to http://localhost/
  2. Select file formlogin.php to start running the application. You will see a display like the following,

    Login Page
  3. Set the username = ani; password = ani
  4. System will display the description as follows,

    Admin Login
  5. If you log in as an operator (username: budi; password: budi), it will display information as shown below,

    Operator Login

NB. Save all the php file from step 2 – step 5 into the SAME ONE folder.

Okay then, happy coding (:

Kategori
PHP

Login Multi-User dengan PHP dan Mysql

Studi Kasus : Membuat Sistem Login Multi-User dengan PHP dan Mysql.
Kebutuhan : Paket Webserver (AppServ, XAMPP, EasyPHP, dll)

Step 1 : Menyiapkan Database

  1. Siapkan database dengan nama db_multiuser.
  2. Buat tabel dengan nama tb_user, buat dengan field – field seperti gambar berikut,

    Struktur Tabel
  3. Insertkan beberapa sample data untuk tb_user.
    INSERT INTO `db_multiuser`.`tb_user` (`id`, `username`, `password`, `tipe`) VALUES (NULL, 'ani', 'ani','admin'), (NULL, 'budi', 'budi', 'operator');

Step 2 :Membuat file konfigurasi

  1. Ketikkan script berikut,
    <?php
    $host = "localhost";
    $user = "root"; //sesuaikan dengan user mysql anda
    $pass = ""; //sesuaikan dengan password mysql anda
    $dbName = "db_multiuser";
    mysql_connect($host, $user, $pass);
    mysql_select_db($dbName)
    or die ("Koneksi Gagal : ".mysql_error());
    ?>
  2. Simpan dengan nama connect.php
  3. Penjelasan : connect.php merupakan file konfigurasi yang akan menghubungkan sistem login yang kita buat dengan mysql database.

Step 3 :Membuat form login

  1. Ketikkan script berikut,
    [sourcecode]&lt;center&gt;
    &lt;h2&gt; &lt;b&gt; Login Page &lt;/b&gt; &lt;h2&gt;&lt;form method="post" action="proses.php"&gt;&lt;table border="0" align="center" cellpadding="5" cellspacing="8"&gt;&lt;tr bgcolor="orange"&gt;
    &lt;td&gt; UserName Anda ! &lt;/td&gt;
    &lt;td&gt; &lt;input name="username" type="text"&gt; &lt;/td&gt;
    &lt;/tr&gt;
    &lt;tr bgcolor="orange"&gt;
    &lt;td&gt; Password ! &lt;/td&gt;
    &lt;td&gt; &lt;input name="password" type="password"&gt; &lt;/td&gt;
    &lt;/tr&gt;
    &lt;tr&gt;
    &lt;td&gt; &amp;nbsp; &lt;/td&gt;
    &lt;td&gt; &lt;input name="submit" type="submit" value="login"&gt; &lt;/td&gt;
    &lt;/tr&gt;
    &lt;/table&gt;
    &lt;/form&gt;
    &lt;/center&gt; [/sourcecode]
  2. Simpan dengan nama formlogin.php
  3. Script ini akan menampilkan form login untuk isian username dan password. Perhatikan bagian action="proses.php". Ini menunjukkan bahwa isian dari username dan password akan diproses (diberi action) oleh file proses.php. File ini akan kita buat pada step berikutnya.

Step 4 :Membuat pemrosesan login

  1. Ketikkan script berikut,
    <?php
    session_start(); //memulai session
    include "connect.php";//mengambil isian username dan password dari form
    $username = $_POST['username'];
    $password = $_POST['password'];
    //query untuk mengambil data user dari database sesuai dengan username inputan form
    $q = "SELECT * FROM tb_user WHERE username = '$username' ";
    $result = mysql_query($q);
    $data = mysql_fetch_array($result);
    //cek kesesuaian password masukan dengan database
    if ($password == $data['password']) {
    //menyimpan tipe user dan username dalam session
    $_SESSION['tipe'] = $data['tipe'];
    $_SESSION['username'] = $data['username'];
    include "menu.php";
    }
    //jika password tidak sesuai
    else {
    $warning = "Username / Password Salah";
    echo $warning;
    }
    ?>
  2. Simpan dengan nama proses.php

Step 5 : Membuat tampilan khusus user

  1. Ketikkan script berikut,
    <?php
    session_start();
    include "connect.php";
    echo "<center>";
    echo "<h3> Menu </h3>";
    if ($_SESSION['tipe'] == "admin") {
    echo " Anda Login sebagai Admin";
    }
    else if ($_SESSION['tipe'] == "user") {
    echo " Anda Login sebagai User";
    }
    ?>
  2. Simpan dengan nama menu.php
  3. Penjelasan : Script ini akan menampilkan informasi sesuai dengan siapa user yang login.

Step 6 : Menjalankan Sistem Login

  1. Pergi ke http://localhost/
  2. Pilih file formlogin.php untuk mulai menjalankan aplikasi. Anda akan melihat tampilan seperti berikut,

    Login Page
  3. Masukkan username = ani; password = ani
  4. Maka sistem akan menampilkan keterangan seperti berikut,

    Admin Login
  5. Jika anda login sebagai operator (username : budi; password : budi), maka akan muncul informasi seperti gambar dibawah,

    Operator Login

NB. Simpan semua file php dari step 2 – step 5 ke dalam SATU folder yang SAMA.

Okay, happy coding (:

Kategori
PHP

Running Query SQL with PHP

Case Study : Running Query SQL with PHP

Requirements : Webserver, PHP, and MySQL already installed computer, respectively – each. (Tips: You can install the bundle as AppServ, EasyPHP or XAMPP instead of installing three of these features one by one). Here I use XAMPP 1.7.2

To run a query – I mean, SQL (mysql) query, we can do this in several ways. For example, through the command prompt, PHPMyAdmin, or with a PHP script. Here is an example to perform database operations SQL query with PHP.

Practice: Creating a database

1. Make sure the database named “db_buku” does not exist.

2. Open your favorite text editor, and type the following php script (you can use the default Windows notepad). Customize your username and password with your MySQL settings.

<?php
/ * Configuration * /
$host = "localhost"; // hostname
$user = "root"; //mysql user name
$pass = ""; // i use no password
/ * Connect to database * /
$connect = mysql_connect ($host, $user, $pass) or die ("Check
Connection ");
/ * Create a database named db_buku * /
if ($connect) {
echo "Connection successful";
$createdb = mysql_query ("CREATE DATABASE IF NOT EXISTS
db_buku ") or die (mysql_error ());
}
else {echo "Connection Failed";}
?>

3. Save the script above as createDB.php, and save it to your document root directory (usually located in htdocs or www folder)

4. Open your browser, type http://localhost/ in the address bar.

You will see the list of your document root content, include your createDB.php file.

5. Click on the file createDB.php to run it. If successful, it will display a confirmation that the connection was successful.

6. Voila! You already have a database named db_buku. Please check with your mysql command prompt.

Tips: You can try to run another SQL query like create table, select, delete, and so forth by changing the sql query in the script above. For example:
$createdb = mysql_query("CREATE DATABASE IF NOT EXISTS db_buku ") or die (mysql_error ());

replace with,


/* Query for use db_buku */
$selectdb = mysql_select_db("db_buku") or die (mysql_error ());
/*Query to make tb_buku */
$createtabel = mysql_query ("CREATE TABLE tb_buku(
BUKU_ID VARCHAR(10) PRIMARY KEY,
TITLE VARCHAR(50),
YEAR YEAR(4),
TOTAL INT(2 ))");

Happy coding! 🙂

Kategori
PHP

“Playing” with the Code Igniter FULL: from Installation till Access Database

CodeIgniter
Case Study: from Installation till Access Database with Code Igniter

Requirements
: Webserver Package (AppServ, XAMPP, EasyPHP, etc) & Code Igniter

CodeIgniter (CI) is a PHP framework, say, for people who want to build a website using PHP. With the model-view-controller architecture that separates between the logic and the display of the program, CI is quite “fun” enough to used. It is not difficult. Just prepare 2 cups of hot coffee to begin learning it 🙂

Step 1: Installation

1. Extracts CodeIgniter bundle (that you’ve downloaded) in your web server’s root directory.
2. You will see so many folders …. okay, do not worry. Go to the system-application folder.
3. Well .. part in this application folder is what you will “care” often later 🙂

Step 2: Configuration

1. Open the config.php file located in the application-system-config-config.php
2. Change the base url, adjust to the location where your folders CI are (extracts folder). Example: Your CI folder is in the www/ci folder.
Then change the line $config ['base_url'] = "http://example.com/";
with
$config ['base_url'] = "http://localhost/ci/";
Why localhost? Since in this tutorial we will build the CI in our local server:)
3. Setting the database. Open database.php files that are in the same folder as config.php. Change the hostname, username, password (according to your mysql setting) and name of the database (we will create the database later, now just preparing for the name first). Example :
$db ['default'] ['hostname'] = "localhost";
$db ['default'] ['username'] = "root";
$db ['default'] ['password'] = "";
$db ['default'] ['database'] = "db_ci";

We’re done with the installation and configuration, next step we will prepare a database that we use in this laboratorium (laboratorium ha ha, please dont imagine like we’re done something biology okay 🙂 )

Step 3: Prepare the database

1. Create a database with the name db_ci through your phpmyadmin (I assume you already familiar with this great tool.)
2. Prepare a table with name tb_buku (field: id_buku, judul_buku, stok_buku).
CREATE TABLE IF NOT EXISTS `tb_buku` (
`Id_buku` varchar (10) NOT NULL,
`Judul_buku` varchar (50) DEFAULT NULL,
`Stok_buku` year (4) DEFAULT NULL,
PRIMARY KEY (`id_buku`)
) ENGINE = MyISAM DEFAULT charset = latin1;

3. Insert a few sample data into tb_buku.
INSERT INTO `tb_buku` (`id_buku`, `judul_buku`, `stok_buku`) VALUES
('1 ',' Search Button Tab ', 2003),
('2 ',' To order from the King ', 2033);

4. Ok, we’re done with the database!

Step 4: Working with CI

1. Make a model. Type the following script

<?php
class Buku_model extends Model {
function Buku_model()
{
parent::Model();
}
function getBuku() {
$this->db->select('*');
$this->db->from('tb_buku');
$this->db->order_by('id_buku','DESC');
$data = $this->db->get('');
return $data;
}
}
?>

2. Save with the name buku_model.php. Store in system-application-models folder
3. Make Controller. Type the following script,

<?php
class Buku_con extends Controller {
public function Buku_con()
{
parent::__construct();
$this->load->model(‘buku_model’);
}
public function getBuku () {
$data['title'] = ‘menampilkan isi buku’;
$data['detail'] = $this->buku_model->getBuku();
$this->load->view(‘buku_view’, $data);
}
}
?>

4. Save with the name buku_con.php. Store in system-application-controller folder.
5. Create View. Type the script,
<h4> Data Book </h4>
<?php foreach ($detail-> result () as $rows):
echo $rows-> id_buku; echo "<br>";
echo $rows-> judul_buku; echo "<br>";
echo $rows-> stok_buku; echo "<br>";
endforeach
?>

6. Save with the name buku_view.php. Save in system-application-views folder
7. Hohoh. We’ve created a function to display data from the database with the controller, model, and view… Now go to your browser.
8. Type http://localhost/ci/buku_con/getBuku/. And … TADAAAA

Data Buku dari Database
9. You are allowed to sleep after seeing the picture like above 🙂

Step 5: Prepare the third coffee and opened the Yahoo Messenger.

Happy Coding Chatting! 😀

Kategori
PHP

“Bermain” dengan Code Igniter FULL : Instalasi hingga Akses Database

CodeIgniterCourtesy Image : www.icpep.org

Studi Kasus : Instalasi sampai Akses Database dengan Code Igniter

Kebutuhan : Paket Webserver (AppServ, XAMPP, EasyPHP, dll) & Code Igniter

Codeigniter (CI) merupakan sebuah PHP framework, katakanlah, untuk orang yang ingin membangun website dengan menggunakan PHP. Dengan menggunakan arsitektur model-view-controller yang memisahkan antara bagian logic dan tampilan dari program, CI cukup “menyenangkan” untuk digunakan. Tidak sulit. Cukup siapkan 2 gelas kopi panas untuk mulai mempelajarinya 🙂

Step 1 : Instalasi

  1. Ekstrak bundle CodeIgniter yang telah anda download dalam direktori root web server anda.
  2. Anda akan melihat banyak folder…. oke, jangan cemas. Masuk ke dalam folder system-application.
  3. Nah.. bagian dalam folder application inilah yang akan sering anda “bongkar” entar 🙂

Step 2 : Konfigurasi

  1. Buka file config.php yang berada dalam folder system-application-config-config.php
  2. Ubah base url, sesuaikan dengan lokasi dimana folder CI-mu berada (tempat ekstrak-an tadi). Contoh : Folder CI anda berada dalam folder www/ci
    maka ubah baris $config['base_url']="http://example.com/";
    dengan
    $config['base_url'] = "http://localhost/ci/";
    Mengapa localhost? Karena dalam tutorial ini kita akan membangun CI dalam server lokal kita 🙂
  3. Setting database. Buka file database.php yang berada dalam folder yang sama dengan config.php. Ubah hostname, username, password, dan nama database (database akan kita buat entar, untuk sementara siapkan namanya dulu saja) sesuaikan dengan pengaturan mysql anda. Contoh :
    $db['default']['hostname'] = "localhost";
    $db['default']['username'] = "root";
    $db['default']['password'] = "";
    $db['default']['database'] = "db_ci";

Selesai dengan instalasi dan konfigurasi, next step siapkan database yang akan kita gunakan dalam praktikum kali ini (praktikum ha ha, please dont imagine like we’re done something biology okay J )

Step 3 : Siapkan database

  1. Buat database dengan nama db_ci melalui phpmyadmin anda (saya asumsikan anda sudah terbiasa menggunakan tool hebat ini).
  2. Siapkan tabel dengan nama tb_buku (field : id_buku, judul_buku, stok_buku).
    CREATE TABLE IF NOT EXISTS `tb_buku` (
    `id_buku` varchar(10) NOT NULL,
    `judul_buku` varchar(50) DEFAULT NULL,
    `stok_buku` year(4) DEFAULT NULL,
    PRIMARY KEY (`id_buku`)
    ) ENGINE=MyISAM DEFAULT CHARSET=latin1;
  3. Insert-kan beberapa sample data ke dalam tb_buku.
    INSERT INTO `tb_buku` (`id_buku`, `judul_buku`, `stok_buku`) VALUES
    ('1', 'Mencari Tombol Tab', 2003),
    ('2', 'Guna Guna dari Raja', 2033);
  4. Ok, we’re done with database !

Step 4 : Bekerja dengan CI

  1. Membuat model. Ketikkan script berikut ini
    <?php
    class Buku_model extends Model {
    function Buku_model()
    {
    parent::Model();
    }
    db->select('*');
    $this->db->from('tb_buku');
    $this->db->order_by('id_buku','DESC');
    $data = $this->db->get('');
    return $data;
    }
    }
    ?>
  2. Simpan dengan nama buku_model.php. Simpan dalam folder system-application-models
  3. Membuat Controller. Ketikkan script berikut ini,
    <?php
    class Buku_con extends Controller {


    public function Buku_con()
    {
    parent::__construct();
    $this->load->model('buku_model');
    }

    public function getBuku () {
    $data['title'] = 'menampilkan isi buku';
    $data['detail'] = $this->buku_model->getBuku();
    $this->load->view('buku_view', $data);
    }
    }
    ?>
  4. Simpan dengan nama buku_con.php. Simpan dalam folder system-application-controller
  5. Membuat View. Ketikkan script,
    <h4>Data Buku</h4>
    <?php foreach($detail->result() as $rows) :
    echo $rows->id_buku; echo "<br>";
    echo $rows->judul_buku; echo "<br>";
    echo $rows->stok_buku; echo "<br>";
    endforeach
    ?>
  6. Simpan dengan nama buku_view.php. Simpan dalam folder system-application-view
  7. Nah. Kita sudah membuat sebuah fungsi untuk menampilkan data dari database dengan controller, model, dan view. Sekarang masuk ke browser anda.
  8. Ketikkan http://localhost/ci/buku_con/getBuku/. Dan… TADAAAA
  9. Data Buku dari Database

  10. Anda sudah boleh tidur setelah melihat gambar seperti diatas J

Step 5 : Menyiapkan kopi ketiga dan membuka Yahoo! Messenger

Happy Coding Chatting ! 😀

&lt;?php

class Buku_con extends Controller {

public function Buku_con()

{

parent::__construct();

$this-&gt;load-&gt;model(&apos;buku_model&apos;);

}

public function getBuku () {

$data[&apos;title&apos;] = &apos;menampilkan isi buku&apos;;

$data[&apos;detail&apos;] = $this-&gt;buku_model-&gt;getBuku();

$this-&gt;load-&gt;view(&apos;buku_view&apos;, $data);

}

}

?&gt;

Kategori
PHP

Menjalankan Query SQL via PHP

Studi Kasus : Menjalankan Query SQL via PHP

Kebutuhan : Webserver, Php, dan Mysql telah terinstal dikomputer masing – masing. (Tips : Anda bisa menginstal bundle seperti AppServ, EasyPHP, atau XAMPP daripada menginstal 3 fitur tersebut satu persatu). Disini saya memakai XAMPP 1.7.2

Untuk menjalankan query – query SQL, kita bisa melakukannya dengan beberapa cara, yaitu melalui command prompt , PHPMyAdmin, atau dengan script PHP. Berikut adalah contoh untuk melakukan operasi database query SQL dengan PHP.

Praktik : Membuat database

1. Pastikan database bernama “db_buku” belum ada.

2. Buka teks editor kesukaan anda, dan ketikkan script php berikut ( anda bisa menggunakan notepad bawaan windows ). Sesuaikan nama user dan password dengan pengaturan mysql anda.

<?php
/* config.php */
$host = "localhost"; // hostname
$user = "root"; // nama user mysql
$pass = ""; // password mysql
/*Koneksi ke basis data*/
$connect = mysql_connect($host,$user,$pass) or die("Check
Koneksi");
/*Membuat database bernama buku*/
if ($connect){
echo "Koneksi berhasil";
$createdb = mysql_query("CREATE DATABASE IF NOT EXISTS
db_buku") or die(mysql_error());
}
else { echo "Koneksi Gagal"; }
?>

3. Simpan script diatas dengan nama createDB.php, dan simpan ke direktori document root anda (biasanya berada dalam folder htdocs atau www)

4. Buka browser anda, ketikkan http://localhost

Anda akan melihat tampilan seperti dibawah

5. Klik pada file creteDB.php untuk menjalankannya. Jika sukses, maka akan ditampilkan konfirmasi bahwa koneksi telah berhasil.

6. Voila! Anda sudah mempunyai database bernama db_buku. Silahkan cek di mysql command prompt anda.

Tips : Anda bisa mencoba untuk menjalankan query SQL yang lain seperti create table, select, delete, dan lain sebagainya dengan mengganti query sql pada script diatas. Sebagai contoh :


$createdb = mysql_query("CREATE DATABASE IF NOT EXISTS
db_buku") or die(mysql_error());

anda ganti dengan,

/* query untuk menggunakan db_buku */
$selectdb = mysql_select_db("db_buku") or die(mysql_error());
/* query untuk membuat tb_buku */
$createtabel = mysql_query("CREATE TABLE tb_buku ( BUKU_ID VARCHAR(10) PRIMARY KEY,
JUDUL VARCHAR(50),
TAHUN YEAR(4),
JUMLAH INT(2))");

Happy coding !